SUKABUMIUPDATE.com – Bupati Sukabumi Asep Japar mengonfirmasi kesediaannya menjadi calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang akan digelar dalam waktu dekat.
Asep Japar menyatakan kesiapannya setelah namanya mencuat dalam pertemuan silaturahmi antara 47 ketua Pengurus Kecamatan (PK) Golkar se-Kabupaten Sukabumi dengan jajaran DPD Partai Golkar Jawa Barat di salah satu hotel di kawasan Salabintana, Kecamatan Sukabumi, Rabu (14/10/2026).
Pertemuan yang berlangsung tertutup itu dihadiri anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Sukabumi dan jajaran inti DPD Golkar Jawa Barat yang dipimpin langsung Ketua DPD, Daniel Mutaqien Syaifuddin. Namun, Asep Japar disebut tidak hadir dalam forum tersebut.
Dalam pertemuan itu, Daniel disebut menyampaikan arahan DPP dan DPD Golkar Jawa Barat agar Asep Japar menjadi Ketua DPD Golkar Kabupaten Sukabumi melalui Musda mendatang. Daniel juga meminta para ketua PK memberikan dukungan kepada Bupati Sukabumi tersebut.
Arahan itu menjadi perhatian karena sebelumnya para ketua PK disebut telah menyatukan dukungan kepada Budi Azhar Mutawali untuk memimpin Golkar Kabupaten Sukabumi.
Baca Juga: Bupati Sukabumi Sambut Monev Komisi Informasi Jabar, Fokus Tingkatkan Akses Informasi Publik
Menanggapi perkembangan tersebut, Asep Japar mengaku telah melakukan pertemuan dengan sejumlah petinggi DPD Golkar Kabupaten Sukabumi dan Fraksi Golkar DPRD sebagai bagian dari tahapan menuju pencalonannya.
"Ya (intinya) siap menjalankan sesuai dengan perintah partai," kata Asep Japar saat ditemui sukabumiupdate di Pendopo, Kamis (15/10/2026).
Terkait mekanisme pencalonan dalam Musda, termasuk persyaratan dukungan minimal 30 persen dari pemilik suara, Asep Japar menyatakan akan mengikuti tahapan sesuai ketentuan yang berlaku di internal partai.
"Itu kan ada tahapan-tahapan, kemarin kan sudah dikumpulkan, fraksi termasuk juga seluruh PK," ujarnya.
Asep Japar juga mengungkapkan bahwa dirinya telah berkomunikasi langsung dengan Budi Azhar. Ia berharap proses menuju Musda tidak mengganggu soliditas internal partai.
"Kemarin sudah ngobrol dengan Pak Budi, sudah dikumpulkan. Yang penting mah Golkar tetap utuh dan solid," ucapnya.
Selain dukungan pemilik suara dan tahapan Musda, surat diskresi yang berkaitan dengan pencalonannya juga menjadi bagian dari perkembangan tersebut.
Baca Juga: Termahal Rp. 35 Juta, Berikut Harga Tiket Konser Aku Kembali Syahrini
Asep Japar memastikan surat diskresi itu sudah berada di DPD Golkar Jawa Barat. Meski demikian, ia mengaku belum melihat langsung dokumen tersebut.
"Sudah ada di DPD, tapi saya belum melihatnya," kata Asep Japar.















