Ditunggu 17 Tahun, Dinas PU Sukabumi Sosialisasi Pembangunan Irigasi Citarik 4,5 Km

Ditunggu 17 Tahun, Dinas PU Sukabumi Sosialisasi Pembangunan Irigasi Citarik 4,5 Km

Peserta sosialisasi proyek pembangunan Daerah Irigasi (DI) Citarik yang melintasi Desa Cikadu dan Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. (Sumber Foto: Istimewa)

SUKABUMIUPDTE.com - Rencana pembangunan Daerah Irigasi (DI) Citarik yang melintasi Desa Cikadu dan Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, akhirnya mulai memasuki tahapan sosialisasi oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) pada Senin (12/10/2026). Proyek strategis penunjang ketahanan pangan nasional ini telah dinantikan masyarakat setempat selama kurang lebih 17 tahun.

Sosialisasi yang menghadirkan PT Nindya Karya (Persero) selaku calon kontraktor pelaksana digelar secara terpisah di Aula Kantor Desa Cikadu dan Aula Kantor Desa Citarik.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Yadi Supriadi, menjelaskan bahwa pembangunan DI Citarik merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan program Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 tentang Ketahanan Pangan.

“Ini bukti keseriusan dan skala prioritas program Inpres Nomor 2 Tahun 2025 terkait ketahanan pangan. Antusiasme masyarakat terhadap DI Citarik juga sangat luar biasa, mengingat program ini sudah kurang lebih 17 tahun dinantikan,” ujar Yadi kepada sukabumiupdate.com, Senin (12/10/2026).

Baca Juga: Dinas PU Sukabumi Rehabilitasi Jalan Benda-Durengede Cicurug, Drainase Jadi Pertimbangan

Yadi memaparkan, jaringan irigasi yang akan dibangun direncanakan memiliki total panjang mencapai 4,5 kilometer dengan lebar sekitar 2 meter. Aliran irigasi ini terbagi di wilayah Desa Cikadu sepanjang 3 kilometer dan Desa Citarik sepanjang 1,5 kilometer.

Meskipun kewenangan teknis dan penganggaran berada di bawah Kementerian PU (Pemerintah Pusat), Dinas PU Kabupaten Sukabumi berperan aktif sebagai penerima manfaat serta mengawal proses pengawasan di lapangan.

“Pengawasan dan pemantauan akan kami lakukan bersama pihak pusat dan pengawas lapangan. Kami berupaya agar pelaksanaan pekerjaan berjalan dengan baik dan sesuai harapan,” katanya.

Ia juga mengajak pemerintah desa, RT, RW, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), organisasi kepemudaan, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas selama proses pembangunan berlangsung.

Yadi berharap, pembangunan DI Citarik dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam menunjang kebutuhan air untuk sektor pertanian dan mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga: Jalan Parungkuda-Bojongpari Direkonstruksi, Dinas PU Sukabumi Bangun Bahu Beton

Di sisi lain, rencana pembangunan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Tokoh Pemuda Desa Cikadu, Dede Nurwandi, mengatakan warga telah lama menantikan realisasi pembangunan irigasi tersebut.

Menurut Dede, keberadaan DI Citarik diperkirakan dapat menunjang pengairan sekitar 165 hektare lahan pertanian. Masyarakat di Dusun Cikadu dan Dusun Pasir Biru juga berharap keberadaan infrastruktur itu memberikan manfaat lebih luas.

Warga berharap tahapan sosialisasi segera ditindaklanjuti dengan pekerjaan fisik agar irigasi yang telah lama dinantikan tersebut dapat segera berfungsi.

Dede juga berharap masyarakat setempat mendapat kesempatan untuk terlibat dalam pelaksanaan pembangunan, termasuk melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

“Kami siap ikut mengawal pelaksanaan pembangunan agar kondusif. Harapannya pekerjaan berjalan baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Dede. (adv)

Berita Terkini