SUKABUMIUPDATE.com - Hingga Senin, 31 Januari 2022, A (63 tahun) masih terbaring kritis di Rumah Sakit Umum Daerah R Syamsudin SH. Ia merupakan korban pembacokan tetangganya di Kampung Neglasari RT 53/10 Desa/Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Sabtu, 29 Januari 2022.
Ketua Tim Penanganan Informasi dan Komplain RSUD R Syamsudin SH Muhammad Yusuf Ginanjar mengatakan A masuk ruang Instalasi Gawat Darurat atau IGD pada Sabtu sekira pukul 17.35 WIB. Korban dirujuk ke RSUD R Syamsudin SH setelah ditangani Rumah Sakit Umum Daerah Al-Mulk Kota Sukabumi.
"Saat datang (ke ruang IGD RSUD R Syamsudin SH), kondisi pasien kesadarannya menurun serta mengalami luka di wajah dan kepala," kata Yusuf kepada sukabumiupdate.com.
Ilustrasi. - (Pixabay)Yusuf menjelaskan A belum sadarkan diri serta mengalami luka sobek di bagian dahi dan memar di kepala sebelah kiri. Korban pun masih dirawat dokter spesialis syaraf RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi. "Kesadarannya masih menurun dan dilakukan perawatan dokter spesialis syaraf," ucap dia.
"Jadi yang dicurigai korban mengalami kritis akibat luka parah di bagian kepala. Saat ini tengah perawatan dan pengawasan dokter bedah syaraf," tambah Muhammad Yusuf Ginanjar menjelaskan kondisi laki-laki tersebut.
Sebelumnya polisi mengatakan pembacokan tersebut bermula pada Sabtu sekira pukul 12.00 WIB saat korban mendatangi rumah pelaku berinisial JA (64 tahun). Tanpa alasan, tiba-tiba A merusak kaca rumah pelaku menggunakan tongkat bambu. Kesal dengan ulah korban, pelaku yang sedang memotong pisang menggunakan golok, langsung menghampiri korban dan melakukan pembacokan.
