Tiga Bulan Lebih Gempa Kalapanunggal Sukabumi, Masih Ada Warga Tidur di Teras

Senin 08 Juni 2020, 14:15 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, merupakan salah satu daerah rusak terparah akibat guncangan gempa bumi bermagnitudo 5.1 yang terjadi pada Selasa 10 Maret 2020 lalu. Tiga bulan lebih kejadian itu terjadi namun saat ini masih banyak warga yang mengungsi karena rumahnnya tidak bisa dihuni akibat kejadian tersebut.

Sekertaris Desa Pulosari, Eman Sulaeman mengatakan, saat ini warga di desa tersebut mulai memperbaiki atau membangun kembali dengan dana seadanya. 

BACA JUGA: Terus Bertambah, 760 Rumah Rusak Akibat Gempa di Kalapanunggal Sukabumi

"Sekarang warga mulai membangun rumahnya dengan anggaran yang ada," ujarnya kepada sukabumiupdate.com, Senin (8/6/2020). 

Eman menuturkan, dari bantuan yang diakomodir oleh desa berhasil mengumpulkan sebanyak 100 sak semen. Sehingga dari bantuan tersebut desa mampu mendistribusikan 10 sak semen ke setiap rumah, dan yang didahulukan rumah dengan kategori rusak berat. 

BACA JUGA: Korban Gempa Kalapanunggal Sukabumi Butuh Bantuan Material Bangunan

"Baru bisa memberikan 10 sak semen per rumah yang rusaknya kategori berat," terangnya

Pemerintah Desa hingga saat ini belum mendapatkan bantuan apapun dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk para korban yang terdampak. 

BACA JUGA: Penjelasan Camat Soal Korban Gempa Kalapanunggal Sukabumi Mengeluh Kelaparan di Medsos

Terhambatnya bantuan tersebut, Eman menuturkan membuat masyarakat masih mengungsi karena rumahnnya tidak bisa dihuni lantaran rusak berat. Bahkan masih ada warga yang tidur di teras rumah.

"Untuk dari Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Sukabumi belum juga memberikan bantuan. Kabarnya mereka sanggup 10 sak per rumah, namun hingga hari ini belum ada. Masyarakat bisa beraktifitas seperti biasa, namun rumah yang tidak bisa dihuni ada yang tidur di teras, dan ada juga yang masih tinggal di rumah saudaranya," tandasnya.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkini
Sukabumi08 Mei 2024, 00:00 WIB

Jaga Suplai Air ke Persawahan Tetap Lancar, PU Bersihkan Irigasi di Cikakak Sukabumi

UPTD Wilayah IV Palabuhanratu membersihkan saluran daerah irigasi Sukawayana di Cikakak Sukabumi dari rumput liar.
UPTD PU Wilayah IV Palabuhanratu membersihkan rumput liar yang tumbuh menghalangi aliran air di saluran daerah irigasi Sukawayana. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi07 Mei 2024, 22:59 WIB

Tol Bocimi Parungkuda Sukabumi Masih Ditutup Imbas Longsor, Pedagang Warung Terdampak

Sejumlah pedagang warung di Parungkuda Sukabumi keluhkan sepi pembeli hingga omzet menurun imbas exit Tol Bocimi seksi 2 ditutup untuk penanganan longsor.
Deretan warung di seberang GT Parungkuda Sukabumi yang terdampak penutupan exit tol Bocimi seksi 2. (Sumber : SU/Ibnu)
Sukabumi07 Mei 2024, 21:52 WIB

Dinas PU Tangani Ruas Jalan Longsor di Kalibunder Sukabumi

Pasang bronjong hingga perbaikan plat beton, UPTD PU Wilayah Jampangkulon tangani ruas jalan longsor di Kalibunder Sukabumi. Begini progresnya.
Kepala UPTD PU Wilayah Jampangkulon, Rudi AB saat monitoring penanganan ruas jalan longsor di Kalibunder Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi07 Mei 2024, 21:10 WIB

Tingkatkan Minat Baca Pelajar, Diarpus Sukabumi Optimalkan Peran Pusling UPP Surade

Lewat Perpustakaan Keliling atau Pusling, Diarpus Kabupaten Sukabumi melalui UPP Surade gencar melakukan upaya peningkatan minat baca pelajar di Pajampangan.
Para murid SDN 1 Cibodas Cibitung Sukabumi sambut antusias Perpustakaan Keliling (Pusling) UPP Surade. (Sumber : Istimewa)
Life07 Mei 2024, 21:00 WIB

7 Kebiasaan Sepele yang Membuat Penderita Asam Urat Sulit Tidur di Malam Hari

Awas! Inilah Kebiasaan Sepele yang Membuat Penderita Asam Urat Sulit Tidur di Malam Hari.
Ilustrasi. Kurang Tidur, Pola Hidup yang Bisa Membahayakan Penderita Asam Urat (Sumber : Pexels.com/CottonbroStudio)
Keuangan07 Mei 2024, 20:45 WIB

Antusiasme Tinggi, Pendaftaran Tahara di BPR Kalapanunggal Sukabumi Diperpanjang

Pendaftaran rekening Tahara di Perumda BPR Sukabumi cabang Kalapanunggal telah diperpanjang hingga tanggal 15 Mei 2024.
Kepala Seksi Umum Administrasi dan Keuangan BPR Sukabumi cabang Kalapanunggal, Susan Irawati, menunjukan brosur Tahara. (Sumber : SU/Ibnu)
Bola07 Mei 2024, 20:30 WIB

Misi Raih Tiket Olimpiade Paris 2024: Shin Tae-yong Berharap Kebugaran Pemain Terjaga

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong ingin kebugaran pemain terjaga jelang lawan Guinea.
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong ingin kebugaran pemain terjaga jelang lawan Guinea. (Sumber : pssi.org).
Sukabumi07 Mei 2024, 20:24 WIB

Perumdam TJM Perbaiki Pipa Bocor akibat Terlilit Akar Pohon di Parungkuda Sukabumi

Perumdam TJM Sukabumi Cabang Parakansalak melakukan perbaikan pada pipa distribusi utama berukuran 4 inci yang bocor akibat terlilit akar pohon.
Perbaikan pipa milik Perumdam TJM yang bocor akibat terlilit akar pohon mahoni di Parungkuda Sukabumi, Selasa (7/5/2024). (Sumber : Istimewa)
Sukabumi07 Mei 2024, 20:07 WIB

Tak Diberi Minuman Gratis, 2 Pemuda Mabuk Aniaya Penjual Jamu di Sukaraja Sukabumi

Berikut kronologi dan motif dua pemuda mabuk aniaya pria tua penjual jamu di Sukaraja Sukabumi. Kedua pelaku kini sudah diringkus polisi.
Tempat kejadian perkara dua pemuda mabuk aniaya pria tua penjual jamu yang berada di Sukaraja Sukabumi (Sumber : Istimewa)
Life07 Mei 2024, 20:00 WIB

7 Cara Menagih Hutang dengan Baik Agar Tidak Memutus Silaturahmi, Ampuh!

Begini Cara Menagih Hutang dengan Baik Agar Tidak Memutus Silaturahmi. Yuk Praktekkan!
Ilustrasi - Cara Menagih Hutang dengan Baik Agar Tidak Memutus Silaturahmi. (Sumber : Pexels/fauxels)