SUKABUMIUPDATE.com – Jajaran Polres Sukabumi, Daerah Jawa Barat, kini sudah mempunyai alat khusus untuk membantu penanggulangan bencana alam.
Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi mengatakan saat ini pihaknya telah membentuk tim antisipasi gawat darurat bencana alam.
BACA JUGA:Â BPBD Kerahkan Alat Berat Evakuasi Longsoran Rumah Janda di Bagbagan Kabupaten Sukabumi
"Sesuai intruksi Kapolda Jawa Barat, perubahan iklim hujan yang sangat tinggi mengakibatkan faktor bencana alam di wilayah kabupaten sukabumi ini, terutama di beberapa wilayah. Seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang," ujar Nasriadi, kepada sukabumiupdate.com, Selasa (12/12/2017).
Dia menjelaskan, kalau di Kabupaten Sukabumi, banjir sendiri ada beberapa tempat yang sering terkena, seperti Cidadap, Cidolog, Tegalbuleud, dan Curugkembar.
“Sedangkan untuk tanah longsor itu berada di wilayah pegunungan. Dimana akibat tanah longsor tersebut ada yang menimpa rumah masyarakat, dan menutup jalan. Begitu juga dengan pohon tumbang di wilayah Sukabumi ini masih banyak hutan-hutan yang banyak pohon di sekitar jalan yang pada musim penghujan tinggi atau angin kencang itu tumbang,†bebernya.
.jpg)
Ada beberapa kejadian yang telah diantisipasi, dirinya pun mencontohkan seperti pada minggu lalu. ‘Ada pohon tumbang dan kita telah bisa membantu masyarakat untuk bisa lewati jalan, berkat adanya tim ini," jelas Nasriadi.
Adapun alat kesiapsiagaan bencana Polres Sukabumi, sambungnya, ada perahu kecil yang digunakan untuk melakukan evakuasi masyarakat yang terlibat banjir skala kecil.
Sedangkan kalau banjir di kedalaman lanjutnya, menggunakan perahu karet yang muat sekitar tiga sampai empat orang.
BACA JUGA:Â Longsor di Waluran Kabupaten Sukabumi, Warga Diimbau Mengungsi
"kita juga siapkan kendaraan rescue yang kita gunakan untuk melakukan atau kegiatan yang insiden clear, mesin pemotong kayu, alat pemecah batu, kapak, dan lainnya," sebut Nasriadi.
Pihaknya pun telah melibatkan 100 orang personel dalam siaga bencana dan membagi rayon-rayon. Ada rayon utara, selatan, petugasnya ada dari polres. Dari rayon tersebut ada dari beberapa polsek yang jadi satu, apabila suatu wilayah Polsek terjadi suatu bencana, Polsek di sekitarnya memback up Polsek yang ada di wilayah tersebut.
