Soal Dua Tahun Mundur, Bupati Sukabumi Diminta Konsisten

[object Object]
Sabtu 24 Feb 2018, 16:47 WIB
Soal Dua Tahun Mundur, Bupati Sukabumi Diminta Konsisten

SUKABUMIUPDATE.com - Komentar Bupati Sukabumi, Marwan Hamami soal gerakan penggunaan tanda pagar atau hastag dua tahun mundur (#2tahunmundur) kembali menuai kritik. Bupati diminta bersikap konsisten.

Seperti yang diungkapkan salah seorang Penggagas Gerakan Masyarakat Tagih Janji (Gramasta), Asep Abdullah Jaelani. Dilihat dari komentarnya, kata Asep, Bupati Marwan terkesan tidak siap secara mental.

BACA JUGA: Pernyataan Dua Tahun Mundur, Bupati Sukabumi: Saya Hanya Mengilustrasikan

"Terkesan arogan dalam menanggapi kritik bersifat evaluatif dari Masyarakatnya," ujar pria yang akrab disapa Asep Gusdur, Senin (11/12/2107).

Sikap Bupati Marwan dalam menanggapi gerakan #2tahunmundur, kata Asep, selalu berubah. Mulai menyebut orang teriak di medsos karena tidak kebagian proyek, siap mundur asal bersama pasangannya, hingga yang terakhir mengatakannya sebagai ilustrasi.

BACA JUGA: Badri Suhendi Sebut Tak Perlu Gunakan #2tahunmundur

"Ini kan inkonsisten. Padahal jelas disampaikan bupati tahun lalu, dengan penuh semangat dan publik tahu kalau beliau mengatakan dua tahun tidak ada perubahan maka beliau siap mundur," jelas Asep Gusdur.

Asep Gusdur juga mengingatkan, tidak ada pihak manapun yang menuntut Bupati Marwan untuk mundur. Yang ada, Bupati Marwan diminta konsisten menepati janji.

BACA JUGA: Soal Hastag Dua Tahun Mundur, Bupati Sukabumi Ditantang Buka Data

"Bupati menyampaikan janji dua tahun siap mundur itu bukan di hadapan kepala dinas, tapi dihadapan masyarakat, juga tokoh-tokoh masyarakat," tuturnya.

"Jadi kalau pernyataan terbaru beliau sebut hanya mengilustrasikan untuk menyemangati kepala dinas, rasanya enggak pas," pungkas Asep Gusdur.

Berita Terkini