Soal Hastag Dua Tahun Mundur, Bupati Sukabumi Ditantang Buka Data

[object Object]
Sabtu 24 Feb 2018, 16:47 WIB
Soal Hastag Dua Tahun Mundur, Bupati Sukabumi Ditantang Buka Data

SUKABUMIUPDATE.com – Pengamat Anggaran dan Kebijakan Publik, Heri Hermawan menantang Bupati Sukabumi, Marwan Hamami agar berani membuka data program kegiatan serta anggaran untuk dikaji secara ilmiah oleh akademisi.

"Ini terkait ramainya hastag dua tahun mundur di media sosial, jadi ya sekaligus sebagai momentum transparansi pengelolaan keuangan dan anggaran daerah, Bupati Berani ga membuka data," ujar Heri kepada sukabumiupdate.com, Jumat (8/12/2017).

BAC JUGA: Bupati Sukabumi: Dua Tahun Tidak ada Perubahan, Saya Siap Mundur

Kata Heri, temuan fakta di lapangan memang merupakan bagian dari pada data. Namun, janji politik kepala daerah dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) harusnya diterjemahkan ke dalam rencana strategis perangkat daerah, program kegiatan untuk menjawab janji politiknya ada atau tidak.

"Itunya dulu singkronkan, kita lihat program-kegiatannya di perangkat daerah, ada tidak yang berhubungan dengan janji politik Bupati," jelas Heri.

Karena, lanjut Heri, kalau melihat dari serapan anggaran, pimpinan daerah saat ini sudah gagal. Serapan anggaran 2016 malah lebih tinggi dibanding tahun ini.

BAC JUGA: Didesak Dua Tahun Mundur, Bupati Marwan: Itu Ada yang Membiayai

Data serapan anggaran tahun 2016 per November 2016, mencapai 77,69 persen. Namun, saat APBD yang menjadi kewenangan penuh bupati saat ini, serapan anggaran per bulan November 2017 hanya 67,18 persen saja.

"Masa serapan anggaran yang sudah menjadi kewenangan penuh Bupati sekarang, malah lebih rendah dibanding saat direncanakan oleh Bupati sebelumnya" tandasnya.

Berita Terkini