SUKABUMIUPDATE.com – Nyaris saja, janda tua bersama cucunya, jadi korban ambruknya atap dapur rumah, di mana mereka tinggal selama ini.
Emin (65 tahun), warga Kampung Salawi, RT 1/5, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tinggal bersama seorang cucu di rumah peninggalan mendiang suaminya, Almarhum Junaedi, sejak puluhan tahun silam, dan kini kondisi rumahnya sangat memperihatinkan.
BACA JUGA:Â Rumah Janda Empat Anak di Simpenan Kabupaten Sukabumi, Ambruk
“Rumah ini memang sudah rapuh, karena dibangun oleh suami saya, sekitar 25 tahun lalu. Jangankan memperbaiki rumah, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari sama cucu saja, saya harus jualan gorengan punya tetangga, Keliling kampung,†bebernya kepada sukabumiupdate.com, Kamis (26/10/2017).
Ia pun mengaku kaget, ketika mendapat kabar dari tetangganya, sekitar pukul 08.30 WIB, bahwa atap rumahnya ambruk.

“Saya sedang mengaji, biasa rutin setiap Kamis. Waktu mendengar kabar, langsung bergegas pulang, khawatir cucu dapat musibah. Untungnya dia (Cucunya) sedang bermain di luar, sehingga selamat,†aku Emin.
Setibanya di rumah, kata Emin, mendapati keadaan isi rumah berserakan. “Ketika sampai di rumah, saya hanya bisa memandang reruntuhan atap berserakan di lantai dapur,†isaknya.
Dari hasil pernikahan dengan almarhum suaminya, Emin pun dikaruniai dua orang anak.
BACA JUGA:Â Duh, Rumah Warga Simpenan Kabupaten Sukabumi Ambruk
“Kami dikaruniai dua orang anak, satu orang meninggal, waktu masih kecil, dan anak yang kedua, sekarang kerja menjadi TKW di Malaysia. Tapi sudah lebih dari 10 tahun, tidak ada kabarnya,†tuturnya.
Ia pun selalu mendoakannya, agar anaknya tersebut berada dalam keselamatan. “Saya selalu berdoa, agar anak saya dalam keadaan sehat, sehingga bisa kembali pulang kampung,†harapnya.
