Berdirinya Mts Al-Uryah Cisolok Kabupaten Sukabumi, Berangkat dari Keprihatinan

[object Object]
Senin 23 Okt 2017, 09:07 WIB
Berdirinya Mts Al-Uryah Cisolok Kabupaten Sukabumi, Berangkat dari Keprihatinan

SUKABUMIUPDATE.com - Sejarah awal berdirinya Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Uryah, di Kampung Caringin, Desa Caringin, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, karena prihatin dengan kondisi anak-anak usia sekolah yang setelah lulus SD, namun tidak melanjutkan ke jenjang berikutnya.

Sehingga, kata Wakil Kepala Mts Al-Uryah, Ilham Nursalam, banyak anak-anak di daerah tersebut terpaksa putus sekolah, karena harus berjalan dengan jarak tempuh sekitar lima Kilometer (Km) jauhnya, seperti dari Kampung Caringin ke SMP PGRI.

BACA JUGA: Miris, Tujuh Tahun Siswa MTS Al-Uryah Cisolok Kabupaten Sukabumi Numpang Belajar

“Yang baru lulus SD, pada waktu itu, kebanyakan tidak melanjutkan sekolah. Karena yang sedang sekolah pun banyak yang mengundurkan diri. Itulah yang membuat si anak hilang semangat buat melanjutkan sekolah. Alasannya jauh, dan sering kesiangan. Jadi, mereka terpaksa mengundurkan diri,” ujar Ilham, kepada sukabumiupdate.com, Senin (23/10/2017).

Berangkat dari kondisi tersebut, lanjut Ilham, masyarakat, dan tokoh agama akhirnya sepakat, MTs Al-Uryah didirikan, berkat kerjasama dengan masyarakat Kampung Caringin.

“Awal berdirinya, para siswa kadang belajar di majelis, kadang juga di sekolah Diniyah yang merupakan satu yayasan dengan Mts Al-Uryah,” imbuhnya.

Seiring berjalannya waktu, sambung Ilham, setiap tahun jumlah siswa terus bertambah, sehingga membuat ruangan sekolah Diniyah tersebut tidak lagi bisa menampung jumlah siswa yang kian banyak.

Sampai akhirnya, kata Ilham, MTS Al-Uryah sepakat dengan SD Negeri Caringin, yaitu siswanya bersama-sama menggunakan bangunan sekolah (SD) untuk digunakan proses kegiatan belajar mengajar (KBM).

BACA JUGA: Tiga Tahun SMA N 1 Cidahu Kabupaten Sukabumi Menumpang di Gedung SD

“Pihak SD Negeri Caringin memperbolehkan ruang belajarnya dipakai oleh siswa MTs Al-Uryah. Akhirnya sampai sekarang. Malu juga sih, ya mau bagaimana lagi, daripada anak-anak berhenti sekolah, karena jarak yang jauh," beber Ilham.

Pembagian jam belajarnya, kata Ilham, dibagi dua, yaitu jam belajar SD dari pukul 07.00 WIB, sampai pukul 12.00 WIB, dan jam belajar siswa MTs dari pukul 12.00 WIB, sampai sore, sekitar pukul 17.00 WIB.

“Alhamdulillah, dengan adanya MTs Al-Uryah di Kampung Caringin ini, jumlah anak-anak usia sekolah sekarang banyak yang sekolah, daripada yang tidak sekolah,” tuturnya.

Berita Terkini