SUKABUMIUPDATE.com - Hanya mendapatkan cek-up, Lia Friska (28), janda dua anak penderita kanker, warga Kampung Peuntas RT 02/03, Desa Cimanggu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, memilih kembali rumahnya daripada menunggu hasil pemeriksaan Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.
“Setelah media mengekspos yang saya derita, saya dirujuk oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palabuhanratu ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Saya diantar menggunakan ambulans. Eh, pas di sana cuma cek doang, seperti dari awal lagi, makanya pulang lagi, kalau nunggu hasil pemeriksaan di sana kan, harus ngontrak, bayar lagi kan," kata Lia kepada sukabumiupdate.com, Senin(17/4).
BACA JUGA:
Merasa Dipermainkan, Warga Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi: Jangan Ajari Saya Sabar
Ingin Kembali ke Sekolah, Bocah Perempuan Penderita Tumor asal Cikakak Kabupaten Sukabumi
BOSC Bantu Penderita Tumor di Cimanggu Kabupaten Sukabumi
Tati Kasmidah (58), ibunda Lia, menambahkan, kondisi anaknya semakin hari semakin lemah, dan butuh kejelasan penanganan sebagai mana mestinya. "Kasihan anak saya. Ia pasti kesal, capek, pusing, sedangkan menurut dokter, anak saya tidak boleh stres. Daripada menunggu hasil pemeriksaan yang gak tau kapan, mending pulang lagi, kalau tinggal disana kan butuh biaya lagi."
Dia melanjutkan, baru tahu kalau peraturan rumah sakit seperti itu. "Kalau kita mah kan orang susah. Kalau tidak ada pendamping, tidak mendapatkan pelayanan berarti," pungkas Tati.
