SUKABUMIUPDATE.com – Musabaqoh Kitab Kuning 2017 tingkat Kabupaten Sukabumi, kembali digelar 15-17 April. Khazanah Kaum Santri untuk kebangkitan Bangsa, menjadi tema yang diangkat pada kegiatan memperingati Hari Lahir (Harlah) Garda Bangsa ke 18.
Berbagai pihak ikut terlibat dalam pelaksanaan Gelaran Musabaqoh Kitab Kuning 2017, dari unsur Garda Santri, DKNÂ Garda Bangsa Kabupaten Sukabumi, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Fraksi PKB Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi.
Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Sukabumi, Anwar Sadad menjelaskan, ada dua cabang yang dilombakan pada MKK tahun ini yakni tingkat ULYA (Kitab Ihya Ulumudin dan Alfiah Ibnu Malik), serta tingkat ULA (Kitab Fathul Qorib dan Nadhom Imrithi).
“Rencananya Musabaqoh Kitab Kuning 2017 ini akan diikuti para santri dari pondok pesantren di Kabupaten Sukabumi,†jelasnya kepada sukabumiupdate.com, Jumat (7/4).
Sedangkan lokasi pelaksanaan Musabaqoh Kitab Kuning 2017 tingkat Kabupaten Sukabumi sendiri dipusatkan di Kantor DPC PKB, Jalan Rambay No. 10, Kecamataan Cisaat. Formulir pendaftaran bisa diambil di Kantor DPC PKB atau menghubungi Anggota DPRD Fraksi PKB, serta Pengurus PAC PKB yang tersebar di 47 Kecamatan, tidak dibatasi kuota.
Total hadiah di Musabaqoh Kitab Kuning 2017 tingkat nasional senilai Rp500 juta, bantuan biaya pendidikan, hingga paket perjalanan umrah, dan uang pembinaan.Â
Dikatakan Anwar, tujuan kegiatan ini untuk melestarikan dan mengkaji kandungan khazanah-khazanah pengetahuan klasik yang sarat dengan nilai-nilai kebangsaan dan kemajuan. Sekaligus menguatkan nilai-nilai dan menjaga Islam Aswaja yang telah menyatu dengan jati diri Bangsa Indonesia.
“Kita ingin menggali nilai-nilai qoidah ushuliyah dalam upaya membangun karakter dan sebagai sarana syiar Islam sekaligus menjawab problematika Bangsa Indonesia,†tandasnya. adv
