Cerita Pilu Pacar Korban yang Dibakar Teman Warga Kampung Inggris Kabupaten Sukabumi

[object Object]
Selasa 14 Feb 2017, 12:05 WIB
Cerita Pilu Pacar Korban yang Dibakar Teman Warga Kampung Inggris Kabupaten Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Meninggalnya Rengga Kasandra (24) warga Kampung Inggris, Desa/Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi akibat dibakar temannya sendiri, ternyata meninggalkan kisah pilu bagi Una SM.

Una (18) adalah kekasih Rengga Kasandra yang tewas dibakar HF (20), MRS (18) dan AS. Una yang tinggal di Kampung Selabintana, Desa Sudajaya Hilir, Kecamatan Sukabumi ini, mengaku sudah menjalin hubungan asmara dengan Rengga selama dua tahun. Bahkan telah berencana melangsungkan pernikahan pada tahun 2017 ini.

“Semua telah pupus. Rengga telah meninggal. Saya meminta kepada penegak hukum agar menghukum para pelaku seberat-beratnya. Yang membuat saya miris dan sedih, pelaku adalah teman kecil Rengga dan sudah dianggap keluarga,” Una terbata-bata menghaspus air mata.

Gadis berkerudung coklat berpadu warna hitam itu menceritakan, sehari sebelum Rengga di bakar para pelaku, Rengga terlihat gelisah. “Ia mengatakan sedang mempersiapkan sidang skripsi. Dan berjanji setelah lulus kuliah akan menikahiku,” katanya sesunggukan.

BACA JUGA:

Kasus Pemuda Dibakar Teman Sendiri, Warga Kampung Inggris Geruduk Polresta Sukabumi

Pemuda Kampung Inggris Sukaraja yang Dibakar Teman Sendiri Masih Kuliah

Pemuda Kampung Inggris Sukaraja yang Dibakar Teman Sendiri Akhirnya Meninggal

Bukan hanya itu, Rengga pun berjanji akan mengajak Una dan keluarganya untuk rekreasi ke pantai Palabuhanratu.”Itu kalimat terakhir Rengga yang paling tidak bisa saya lupakan sesusai menjalani operasi di sebuah rumah sakit. Apalagi keluarga saya sangat menunggu janji itu,” tuturnya.

Una melanjutkan, Rengga juga menanyakan kesiapan dirinya untuk menerima kondisi Rengga apa adanya. “Mendengar jawaban saya yang pasti, Rengga bilang, kalau sudah sembuh, akan langsung datang ke orang tua untuk melamar,” sebut Una.

Bagi Una, Rengga bukan hanya baik dan perhatian. Menurutnya, Rengga orang paling bertanggungjawab. “Dia memang memiliki utang ke temannya. Tetapi saya tahu kebaikan yang ia berikan kepada orang yang tega membakarnya,” katanya mengakhiri cerita, tak kuat manahan luapan emosi.

Berita Terkini