Banjir Mulai Kepung Kota Jambi

Sukabumiupdate.com
Rabu 15 Mar 2017, 00:55 WIB
Banjir Mulai Kepung Kota Jambi

SUKABUMIUPDATE.com - Hujan lebat yang sering mengguyur Kota Jambi dan sekitarnya dalam beberapa pekan terakhir, membuat beberapa kawasan permukiman penduduk digenangi air.

Permukiman penduduk yang sudah dilanda banjir dengan ketinggian bervariasi antara 50 - 150 sentimeter itu antara lain, kawasan Kecamatan Pelayangan, Jambi Sebwrang Kota, Legok, Kecatan Pasar Jambi, dan Kelurahan Sijenjang Kecamatan Jambi Tomur.

Kondisi tersebut sempat dikeluhkan salah seorang warga Kecamatan Pelayangan, A Kadir, 51 tahun, kepada Tempo, Selasa, 14 Marer 2017. Dia menyayangkan, lambannya bantuan pemerintah terhadap korban banjir di saerahnya.

"Sudah tiga hari lebih banjir setinggi satu meter lebih menggenang rumah warga, tapi belum ada tampak.kepedulian pemerintah daerah," kata A Kasir.

Pernyataan itu dibantah langsung Wali Kota Jambi Syarif Fasha. Dia menyatakan sudah memberikan bantuan korban banjir di daerahnya. "Kami sudah meninjau kawasan di kelurahan Sijenjang Kecamatan Jambi Timur, dengan menggunakan perahu karet saya turun langsung melihat dan sekaligus memberikan bantuan kepada 19 Kepala Keluarga dengan jumlah jiwa sebanyak 80 orang, terdampak banjir," tutur dia.

Wali Kota Fasha menambahkan, bersama pejabat lainnya di daerah ini, dia meninjau sekaligus memberi bantuan terhadap warga terdampak banjir di Kecamatan Pasar dan Kecamatan Pelayangan, kawasan yang paling parah terdampak banjir. Di sini Wali Kota menyerahkan bantuan untuk 100 kepala keluarga, berupa beras dan mie instan.

"Besok saya akan mengunjungi dan memberikan bantuan terhadap warga terdampak banjir di Kecamatan Danau," katanya.

Fasha mengaku telah meminta segenap jajarannya mulai dari SKPD terkait, Camat, Lurah hingga Ketua RT untuk intens memantau perkembangan di lapangan serta mengimbau warganya untuk waspada. Instansinya telah mendirikan tenda-tenda darurat serta dapur umum di beberapa titik. Tenda tersebut dibuka untuk umum sehingga warga bisa mengungsi terutama untuk anak anak agar lebih aman. Hanya saja, belum banyak warga yang mengungsi karena sebagian besar masih bisa menumpang di rumah keluarga.

"Namun kami tetap sudah siap sedia. Mulai dari beras, tenda, wc umum dan kebutuhan lainnya untuk warga," ujarnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Ridwan, menjelaskan bahwa per 14 Maret 2017, ada 8 titik yang dipasang tenda oleh Pemkot Jambi. Di antaranya di kawasan Legok, Buluran, Putri Ayu, Sijenjang, Jambi timur, Pelayangan dan beberapa kawasan lainnya yang terkena dampak banjir.

"Kami tinggal koordinasi dengan lurah dan camat saja. Kalau sudah ada warganya yang membutuhkan tenda, kami bangunkan tenda. Selain tenda juga ada terpal, tempat tidur, lampu, wc dan kebutuhan lainnya," tutur dia.

Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Kaspul, mengatakan sudah mendistribusilan bantuan tanggap darurat bencana banjir. Bantuan diberikan kepada warga yang rumahnya sudah terendam air sampai ke lantai rumah. Tercatat, hingga kini pihaknya sudah menyalurkan ke Kecamatan Pelayangan sebanyak 100 kepala keluarga, berupa beras, makanan cepat saji dan perlengkapan lainnya. Menurutnya, pemerintah juga sudah menyiapkan beras cadangan apabila kondisi ini semakin parah.

"Saat ini kami masih menyalurkan beras dari Bufer Stock kita di Dinas Sosial. Jika nanti status meningkat menjadi tanggap darurat kita juga dapat mengusulkan permintaan beras dari CBP (cadangan beras pusat) di Bulog yang saat ini tersedia sebanyak 100 ton," jelasnya.

Sumber: Tempo

Berita Terkini