bankbjb

AMSI Jabar Minta Media Massa Bijak Kutip Berita dari Akun Pribadi Medsos

Fitriansyah
Penulis
Selasa 23 Nov 2021, 20:43 WIB
AMSI Jabar Minta Media Massa Bijak Kutip Berita dari Akun Pribadi Medsos

SUKABUMIUPDATE.com - Maraknya pemberitaan yang dibuat media massa siber yang bersumber dari akun pribadi media sosial mendapatkan perhatian serius AMSI Jabar (Jawa Barat). Salah satu yang terbaru kisah Dedi Mulyadi dan Yudha Mahasiswa, pada konten akun pribadi medsos Dedi Mulyadi.

Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Barat melihat ada 'kecelakaan' pada kaidah dan prinsip jurnalistik yang dilakukan beberapa media massa siber dalam membuat pemberitaan atas konten tersebut.

AMSI Jabar melihat Kecelakaan pada kaidah dan prinsip jurnalistik itu terjadi karena media massa mengejar produksi berita yang bergantung pada tren kata kunci yang sedang viral. Namun mengabaikan keberimbangan. Luput proses konfirmasi, akurasi, dan verifikasi.

"Terlepas soal polemik yang terjadi dalam konten pribadi Dedi Mulyadi, AMSI menyayangkan media massa latah mengikuti framing dalam konten pribadi tersebut. Mengabaikan konfirmasi dan verifikasi," kata Riana A. Wangsadiredja, Ketua AMSI Jawa Barat.

Dengan sekedar ingin mengejar trending topic untuk meraih traffic pembaca, media massa tersebut mengabaikan konfirmasi dan keakuratan data.

Pada konten Dedi Mulyadi terkait Yudha itu misalnya, ada media massa memberitakan bahwa Yudha meminta maaf kepada Dedi Mulyadi. Sumbernya hanya menyadur dari akun medsos FB yang dikira milik Yudha. 

photoAMSI - (Istimewa)</span

Lalu, ada video reportase atas konten tersebut dari media massa siber dengan memberikan judul subjektif cenderung sarkasme terhadap Yudha.

"Media massa punya fungsi kontrol sosial, bukan memperkeruh situasi sosial. Juga media massa punya tugas moral membentuk karakter yang luhur bagi bangsa," lanjut Riana Wangsadiredja.

Riana berharap media massa khususnya siber atau online, terus belajar memperkuat kaidah jurnalistik. Dewan Pers sudah menyusun pedoman pemberitaan media siber, salah satunya membahas soal verifikasi dan keberimbangan berita.


Fitriansyah
Editor
Halaman :
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini