SUKABUMIUPDATE.com - Untuk meningkatkan perbaikan dan pelayanan masyarakat, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Sukabumi, Gabriel M. Sukarman berencana meluncurkan e-Lapor sebagai alat komunikasi panampungan laporan dan keluhan masyarakat. E-Lapor akan memanfaatkan media sosial (medsos) agar bisa menjangkau banyak lapisan masyarakat.
Sukarman mengatakan, sebenarnya e-Lapor ini merupakan program nasional yang sudah dilaksanakan oleh Presiden RI, namun belum semua daerah memiliki program tersebut. “Baru ada lima, baik kota maupun kabupaten, di Indonesia yang baru menggunakan program ini,†kata Sukarman kepada sukabumiupdate.com, Selasa (24/1).
Sukarman juga menambahkan tidak ada anggaran untuk program e-Lapor tersebut. Namun dirinya mengaku akan tetap menjalankannya. “Ini menyangkut hak masyarakat, terutama dalam menyampaikan pendapat dan aduan yang akan kita tampung pada aplikasi ini," tandasnya.
Aduan tersebut nantinya akan di-share secara nasional, tidak hanya di ruang lingkup Kota Sukabumi saja. "Aduan serta jawaban dari tiap-tiap SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah, red) akan sampai ke pusat dan tentunya ada jeda waktu untuk menjawab aduan tersebut," jelasnya.
Namun, lanjut Sukarman, tidak semua orang bisa mengadu melalui e-Lapor. “Setiap masyarakat yang akan memberikan aduan wajib untuk mengisi identitas, e-mail, identitas yang jelas. Hal itu dilakukan guna menghindari pengaduan yang mengandung unsur kebencian," katanya.
Sementara itu, berhubungan dengan e-Lapor, Sekretaris Daerah (Sekda), Hanafie Zain saat pembukaan rapat pengelolaan, pengaduan dan perbaikan layanan publik mengatakan, “Saya sangat menyambut baik penerapan program e-Lapor. Selama ini keluhan masyarakat hanya disampaikan di media sosial tanpa ada jawaban, informasi yang benar dan memberikan solusi yang dibahas."
