Ada Sigalak untuk Tangani Pohon Rawan Tumbang di Kota Sukabumi

Senin 23 Jan 2017, 20:29 WIB
Ada Sigalak untuk Tangani Pohon Rawan Tumbang di Kota Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi bakal meluncurkan program Sigalak yang merupakan akronim dari Siap Jaga dan Laksanakan. Program itu merupakan aplikasi yang disiapkan untuk menangani pohon rawan tumbang akibat cuaca ekstrem.

"Kita segera luncurkan program ini dalam waktu dekat," Kepala Bidang Penataan Taman dan Kerusakan Lingkungan, Sony Hermanto, kepada sukabumiupdate.com, Senin (23/1).

DLH menyiapkan sepuluh personel untuk mengaplikasikan program itu yang terbagi dalam dua tim, dan satu tim terdiri dari lima orang. "Mereka standby 24 jam untuk menindaklanjuti berbagai laporan jika ada pengaduan pohon rawan tumbang," jelasnya.

Sejak intensitas curah hujan tinggi, sebut Sony, potensi kerawanan pohon tumbang cukup tinggi. Apalagi di beberapa ruas jalan di Kota Sukabumi terdapat sejumlah pohon berusia tua dengan tinggi melebihi tajuk.

BACA JUGA:

Pohon Tumbang Timpa Gerobak Mie Ayam dan Tutup Lalin ke Palabuhanratu

Ini Dampak dari Tumbangnya Pohon Tua di Kantor Setda Palabuhanratu

Angkot Baros Kota Sukabumi Rusak Tertimpa Pohon Tumbang

Jumlah pohon yang merupakan aset Pemerintah Kota Sukabumi tercatat 3.628 pohon. Rata-rata usianya sudah di atas 30 tahun dengan ketinggian di atas 15 meter. Pepohonan yang berpotensi rawan tumbang di antaranya berada di Jalan Suryakencana, RE Martadinata, R Syamsudin SH, Ir H Juanda (Dago), serta Siliwangi. "Jika masyarakat mendapati pohon rawan tumbang, nanti bisa melaporkan ke nomor hotline kami," tegasnya.

Sony menyebutkan, program Sigalak itu sudah terkonsep jauh-jauh hari. Personel yang disiapkan cukup mahir mengatasi dan mengendalikan potensi kerawanan pohon tumbang. "Mereka sudah kami latih didampingi para ahli pecinta alam dari luar daerah," terangnya.

Untuk mendukungnya, Sony juga sudah menyiapkan sarana dan prasarana serta tingkat keamanannya. Berbagai sarana dan prasarana itu di antaranya chain saw maupun kendaraan sky lift. "Mereka betul-betul safety," ujarnya.

Editor :
Berita Terkini