Dinkes Catat 13 Kasus Positif Campak di Kota Sukabumi pada Januari 2023
Pada 2022, Dinkes Kota Sukabumi mencatat enam kasus positif campak dengan 38 suspek.

Kumpulan artikel, liputan investigasi, dan berita terkini karya Oksa Bachtiar Camsyah yang dipublikasikan di SukabumiUpdate.com.
Pada 2022, Dinkes Kota Sukabumi mencatat enam kasus positif campak dengan 38 suspek.
Informasi harga-harga tersebut diunggah Diskumindag Kota Sukabumi di akun media sosial Instagram.
Kabar kegiatan itu disampaikan DP2KBP3A Kota Sukabumi lewat unggahan akun Instagram.
Ini merupakan upaya mendorong penyerahan aset PSU dari pengembang perumahan kepada Pemerintah Kota Sukabumi.
Hujan badai disertai angin kencang yang dirasakan warga Kota Sukabumi ini terjadi dalam durasi yang tidak terlalu lama.
Dalam kegiatan ini petugas DPUTR Kota Sukabumi melayani masyarakat yang konsultasi seputar masalah pelayanan.
Momen membanggakan itu dihadiri Bupati Sukabumi Marwan Hamami beserta Direktur RSUD Sekarwangi dr Gatot Sugiharto.
Fahmi mengatakan kegiatan ini merupakan penguatan aktivitas keagamaan di Kota Sukabumi.
Program Udunan Online Pemerintah Kota Sukabumi lebih cepat membantu warga.
Hujan badai disertai angin kencang menyapu wilayah utara Sukabumi pada Sabtu pagi.
Pelatihan ini salah satu upaya penanggulangan masalah sosial untuk memperbaiki taraf hidup masyarakat Kota Sukabumi.
Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi memberikan sambutan dan menyampaikan informasi pembangunan dan isu yang menjadi perhatian di masyarakat.
Capaian kedua program unggulan selama 2022 ini disampaikan BAPPEDA Kota Sukabumi.
Pada 2024 mulai Januari hingga Desember merupakan bulan-bulan politik.
SAI Sukabumi membeberkan sejumlah data terkait zero emissions atau nol emisi.
Klaim yang mengatakan telah terjadi penculikan anak di Jawa Barat adalah keliru atau hoaks.Klaim yang mengatakan telah terjadi penculikan anak di Jawa Barat adalah keliru atau hoaks.
Wakil Wali Kota Sukabumi sangat berterima kasih kepada segenap masyarakat yang telah menjaga Kota Sukabumi tetap kondusif.
Kota Sukabumi tidak menetapkan KLB campak karena berdasarkan data dua tahun terakhir jumlah kasusnya masih terkendali.
Belasan program unggulan Pemerintah Kota Sukabumi terbagi ke dalam beberapa sektor.
Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabumi Zulkarnain Barhami mengatakan ketangguhan bencana menjadi fokus pemerintah.