Bengkung Ngariung, Bengkok Ngaronyok: Ikatan Emosional dalam Sejarah Mudik di Sukabumi
Orang Belanda menyebut Sukabumi sebagai Nizza Van Java.
Orang Belanda menyebut Sukabumi sebagai Nizza Van Java.
Terdapat dua orang yakni satu laki-laki dan perempuan.
Irman berujar saat itu orang-orang desa banyak yang bekerja di kota.
Pengamat sejarah Sukabumi Irman Firmansyah mengatakan istilah mudik baru berkembang sekitar 1970-1980 yang berasal dari udik alias kembali ke udik (kampung).
Sejak dulu, Sukabumi memiliki diaspora di luar kota, provinsi, bahkan luar negeri.