Bangun Jembatan Bambu 40 Meter, Bukti Ketangguhan Warga Sukabumi Melawan Derasnya Sungai
Pembangunan sempat dilakukan oleh warga bersama relawan.
Pembangunan sempat dilakukan oleh warga bersama relawan.
Jembatan ini menjadi akses utama warga Desa Neglasari dan Desa Bantarpanjang.
Lokasinya dekat jembatan viral di Sukabumi, jembatan darurat dari bambu yang sering dilintasi warga karena akses tercepat bikin waswas. Warga minta jembatan permanen.
Jembatan ini menjadi akses utama warga Desa Neglasari dan Desa Bantarpanjang.
encana pembangunan jembatan penghubung Jampangtengah dan Lengkong secara swadaya tertunda, karena pemilik sawah di lokasi tersebut belum mengizinkan lahannya terpakai untuk pembangunan pondasi.
Dana dari para donatur sudah terkumpul bahkan telah dibelanjakan bahan material namun pengerjaan tak bisa dilakukan karena terkendala sawah warga.
Bantuan uang diserahkan Willie kepada Komunitas Jampang Peduli yang menemaninya saat berkunjung ke Sukabumi, beberapa waktu lalu.
Content Creator Willie Salim Jajal Jembatan Viral di Sukabumi.
Willie memberikan uang untuk membantu pembangunan ulang jembatan viral penghubung Kampung Cigirang, Desa Neglasari, Kecamatan Lengkong, dengan Kampung Pamoyanan/Panyumputan, Desa Bantarpanjang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupa
Jembatan sementara dari bambu ini kini telah bisa digunakan untuk menghubungkan Kampung Pamoyanan RT 10/03 Desa Bantarpanjang Kecamatan Jampangtengah dengan Kampung Cigirang Desa Neglasari Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi.
Pembangunan jembatan sementara ini bertujuan untuk memastikan aktivitas warga tetap berjalan lancar sebelum jembatan baru, yang akan menggantikan jembatan "viral" yang putus di Kecamatan Lengkong dan Jampangtengah.
Komunitas Jampang Peduli bersama warga berencana akan memperbaiki "jembatan viral" yang putus di Kecamatan Lengkong dan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi
Sejak bencana bulan lalu, warga harus bertaruh nyawa untuk beraktivitas.