Gempa Magnitudo 3,5 Guncang Sukabumi Pagi Ini, Berpusat di Darat
Gempa bumi tektonik berkekuatan M 3,5 mengguncang Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (16/5/2026). Simak penjelasan BMKG terkait penyebab dan dampak guncangan.
Gempa bumi tektonik berkekuatan M 3,5 mengguncang Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (16/5/2026). Simak penjelasan BMKG terkait penyebab dan dampak guncangan.
Analisis Badan Geologi (PVMBG) mengungkap gempa M4,2 Sukabumi dipicu oleh Sesar Aktif Cimandiri. Simak laporan dampak, kondisi geologi, dan rekomendasi mitigasi di sini.
Laporan BMKG menyebutkan bahwa episenter gempa berada di darat, pada koordinat 6,73 Lintang Selatan dan 106,54 Bujur Timur, sekitar 28 kilometer barat laut Kabupaten Sukabumi.
Berikut hasil analisis lengkap dari Badan Geologi terkait gempa darat M4,3 di Kabupaten Sukabumi.
Ade langsung membangunkan istrinya dan membawa anak mereka keluar rumah.
Rumah warga di Loji Sukabumi dilaporkan alami kerusakan akibat gempa darat M4.5 pada Rabu (2/10/2024) pukul 08.09.18 WIB.
Perbatasan Desa Purwasedar dan Cikangkung didominasi rumah-rumah masyarakat yang masuk ke Desa Cikangkung.
Gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif.
Gempa darat M3,4 mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi, Senin (8/4/2024) malam. BMKG ungkap penyebabnya.
Gempa M1,8 terjadi di Sukabumi, Jawa Barat (Jabar), Rabu (28/2/2024) pukul 19.50 WIB. Titik lokasinya di Warnasari.
Badan Geologi Kementerian ESDM memperkirakan Gempa Darat M,54 di Sukabumi ini tidak akan menyebabkan terjadinya bahaya lanjutan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi kembali melaporkan adanya satu rumah warga yang mengalami rusak ringan akibat gempa bumi darat 5.4 magnitudo.
BPBD menyatakan tiga kepala keluarga menjadi korban terdampak gempa bumi.
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono mengungkapkan gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat deformasi batuan dalam Lempeng Indo-Australia yang bersubduksi