Terdampak Gempa M5,9 Banten, Rumah Warga di Nagrak Sukabumi Alami Kerusakan
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, Melky mengatakan rumah yang dihuni oleh satu KK tiga jiwa tersebut merupakan milik Aab Abdul Malik (46 tahun).
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, Melky mengatakan rumah yang dihuni oleh satu KK tiga jiwa tersebut merupakan milik Aab Abdul Malik (46 tahun).
Hasil analisis BMKG menunjukkan Gempa M5,9 yang Mengguncang Bayah Banten tidak berpotensi tsunami.
Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M=4,9. Episenter terletak pada koordinat 7.26 LS dan 106.13 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 39 km BaratDaya Bayah, Banten pada kedalaman 23 km.
BMKG mengabarkan gempa bumi mengguncang wilayah Barat Daya Bayah, Banten pada Kamis (14/12/2023) pukul 14:27:19 WIB.
Gempa mengguncang Barat Daya Bayah Banten.
Gempa tektonik dengan kekuatan M5.4 di wilayah Selat Sunda, Banten hari ini terasa hingga Sukabumi.
Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi merencanakan akan merehabilitasi sekolah terdampak gempa bumi yakni SDN Cisalimar.
Akibat gempa bumi tersebut, pelajar kelas II bernama Novia (8 tahun) terluka akibat tertimpa bagian plafon ruang kelas yang jatuh.
Gempa bumi hingga saat ini belum dapat diprediksi oleh siapapun, kapan, dimana dan berapa kekuatannya.
Pelajar SDN Cisalimar Kabandungan Sukabumi terluka akibat reruntuhan atap kelas yang ambruk diguncang gempa
Gempa bumi yang mengguncang wilayah Sukabumi hari ini menurut BMKG disebabkan aktivitas sesar Cimandiri yang menerus ke laut (Samudra Hindia)
Gempa Banten yang berpusat di laut itu terasa hingga daerah lain diantaranya Sukabumi.