Disdukcapil Dorong Naiknya Kepemilikan Akta Kematian di Kota Sukabumi
Layanan jemput bola ini salah satunya melalui buku pokok pemakaman bekerja sama dengan sepuluh tempat pemakaman umum dan 33 kelurahan.
Layanan jemput bola ini salah satunya melalui buku pokok pemakaman bekerja sama dengan sepuluh tempat pemakaman umum dan 33 kelurahan.
Informasi itu disampaikan Disdukcapil lewat Instagram.
Polres Sukabumi berhasil menangkap 4 orang pelaku kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan 2 orang lainnya masih dalam pencarian orang atau DPO
Kali ini, kegiatan tersebut menyasar lansia sehingga dinamakan Si Jempol Aki Nini.
Informasi ini disampaikan Disdukcapil Kota Sukabumi lewat unggahan Instagram.
Si Jempol Lentik adalah siap jemput bola pelayanan-lengkapi identitas kependudukan.
Sejak dibuka 26 April 2023, Disdukcapil Kota Sukabumi melayani ratusan warga yang membutuhkan dokumen administrasi kependudukan.
Informasi ini disampaikan lewat unggahan akun Instagram resmi Disdukcapil Kota Sukabumi.
Disdukcapil Kota Sukabumi mengimbau masyarakat segera melakukan aktivasi identitas kependudukan digital.
Disdukcapil Kota Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada kantor Pelayanan Pajak Pratama Sukabumi yang telah antusias.
Layanan ini diharapkan dapat menjangkau pelajar di Kota Sukabumi yang berusia 17 tahun agar memiliki dokumen kependudukan KTP Elektronik.
Kegiatan ini dipantau Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dan Kepala Disdukcapil Kota Sukabumi Kardina Karsoedi.
Kegiatan tersebut ditinjau langsung Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi.
Sejumlah civitas akademika sangat antusias melakukan aktivasi kepada petugas Disdukcapil Kota Sukabumi.
Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Heri Antoni setuju dengan rencana beli LPG 3 Kg pakai KTP
Kepala Disdukcapil Kota Sukabumi Kardina Karsoedi mengatakan target tersebut berkaitan dengan penyelenggaraan Pemilu 2024.
Bagi warga yang berminat mengikuti isbat nikah silakan mendaftarkan diri ke kantor Disdukcapil Kota Sukabumi.
Turut hadir Kepala Disdukcapil Kota Sukabumi Kardina Karsoedi dalam kegiatan itu.
Kartu Identitas Anak atau KIA diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota.
Disdukcapil Sukabumi mendukung setiap gerakan-gerakan anti pungli seperti halnya yang diselenggarakan oleh MAPI.