Gundar Kolyubi Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Kota Sukabumi, Bidik 6 Kursi di Pileg 2029

Gundar Kolyubi Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Kota Sukabumi, Bidik 6 Kursi di Pileg 2029

Ketua DPD Golkar Kota Sukabumi terpilih, Gundar Kolyubi. (Sumber Foto: SU/Asep Awaludin)

SUKABUMIUPDATE.com - Estafet kepemimpinan Partai Golkar Kota Sukabumi resmi berganti. Gundar Kolyubi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Sukabumi periode 2026–2030 menggantikan Sri Widagdo.

Kepastian tersebut ditetapkan dalam forum Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kota Sukabumi yang digelar di salah satu hotel di Kota Sukabumi, Minggu (25/10/2026).

Gundar melenggang mulus setelah menjadi satu-satunya kandidat yang mengembalikan berkas pendaftaran kepada Steering Committee (SC) pada Sabtu (24/10/2026), dari dua nama yang sebelumnya sempat mengambil formulir.

Usai terpilih, Gundar menyebut jabatan baru ini sebagai tanggung jawab besar yang diamanatkan langsung oleh para pemilik suara dalam forum Musda. Ia berkomitmen membawa Golkar Kota Sukabumi menjadi lebih baik, solid, serta memiliki militansi kepengurusan dan kaderisasi yang kuat.

"Ini adalah tanggung jawab besar yang diamanatkan dari para pemangku suara yang diberikan kepada saya untuk mendapat mandat menjadi Ketua DPD Golkar Kota Sukabumi," ujar Gundar.

Baca Juga: Dinamika Dua Kandidat Berakhir, Asep Japar Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Sukabumi

Salah satu target politik utama yang dicanangkannya adalah mengembalikan kejayaan perolehan kursi Golkar di DPRD Kota Sukabumi menjadi minimal enam kursi pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029 mendatang. Selain itu, ia juga membidik peluang agar kader murni partai berani tampil dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ke depan.

"Insyaallah Pileg 2029 kita target minimal enam kursi dan itu akan kita kembalikan ke enam kursi. Target saya khusus dari Golkar ada kader yang akan berani tampil di Pilkada nanti," katanya.

Sentil Fenomena 'Kader Munafik'

Dalam kesempatan tersebut, Gundar juga menyinggung persoalan loyalitas kader di internal partai. Ia membagikan pengalaman panjangnya merintis karier dari bawah di Golkar, mulai dari menjabat ketua tingkat kelurahan selama 10 tahun, ketua kecamatan selama lima tahun, hingga menjadi pengurus DPD selama 10 tahun.

Menurutnya, perjalanan panjang itu membuatnya miris ketika melihat ada oknum kader yang tetap berlindung di bawah bendera partai, namun justru membelot bergabung dengan kelompok lawan saat momentum kontestasi politik bergulir.

"Saya tidak mau punya saudara yang seperti itu. Kalau kita mau berjuang demi Golkar, kalah menang kita berjuang untuk Golkar, tidak harus mencari sesuatu di luar komitmen dan itu yang mungkin masuk kategori kader munafik," tegasnya.

Baca Juga: Dua Mantan Ketua KNPI Berebut Kursi Golkar 1 Kota Sukabumi

Meski menyoroti tajam persoalan loyalitas, Gundar menyatakan prioritas utamanya saat ini adalah membangun kembali kekompakan serta memperkuat komitmen seluruh kader dalam menjalankan agenda pemenangan partai ke depan.

Ketua Golkar Jabar Minta Seluruh Kekuatan Dirangkul

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, Daniel Muttaqien Syafiuddin, mengapresiasi pelaksanaan Musda XI DPD Golkar Kota Sukabumi yang berlangsung baik dan kondusif.

Ia berharap Gundar dapat menjalankan amanah kepemimpinan ini sebaik-baiknya, terutama dalam memperkuat konsolidasi internal serta mendongkrak perolehan suara partai pada Pileg 2029 mendatang.

"Harapan kita semuanya dari Jawa Barat, mudah-mudahan beliau bisa menjalankan amanah sebaik-baiknya, bisa meningkatkan suara partai, terutama bisa menaikkan jumlah kursi pada saat pemilu legislatif yang akan datang, dan beliau bisa terus melakukan konsolidasi bagi seluruh kader yang ada di Kota Sukabumi," kata Daniel.

Terkait dinamika yang sempat menghangat dalam Musda, Daniel menilai perbedaan pandangan serta munculnya sejumlah figur potensial merupakan hal yang lumrah dalam iklim organisasi partai politik. Ia menegaskan pentingnya menyatukan dan merangkul seluruh kekuatan yang ada di tubuh beringin Kota Sukabumi.

"Yang pasti keinginan kami dari DPD Golkar Jawa Barat, kita harus merangkul semua kekuatan yang ada. Karena sehebat-hebatnya Daniel Mutaqien atau Pak Gundar, tanpa ada kerja sama dengan semua pihak menurut saya tidak akan menjadi apa-apa," pungkasnya.

Berita Terkini