SUKABUMIUPDATE.com – Banyak Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih atau KDMP di Sukabumi, Jawa Barat, belum beroperasi meski bangunan yang disiapkan sebagai kantor dan gerai telah rampung dibangun.
Berdasarkan pemantauan sukabumiupdate.com di empat lokasi KDMP di wilayah Pajampangan, Kabupaten Sukabumi, yakni Desa Karanganyar, Kecamatan Jampangkulon; Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap; serta Desa Calingcing dan Rambay Kecamatan Tegalbuleud, Selasa (20/10/2026), belum terlihat aktivitas usaha yang melayani masyarakat sebagaimana fungsi gerai koperasi.
Padahal, sejumlah sarana dan prasarana (sarpras) penunjang, seperti truk, mobil bak terbuka, motor roda tiga atau cator, serta perlengkapan operasional lainnya, telah didistribusikan kepada pengurus koperasi di sejumlah desa tersebut.
Kepala Desa Karanganyar Kecamatan Jampangkulon, Nandi, membenarkan bahwa gerai KDMP di Kampung Puncakbuluh hingga kini memang belum difungsikan.
"Gedung Kopdes Karanganyar berada di Kampung Puncakbuluh, dan saat ini belum dibuka. Belum beroperasi," ujar Nandi saat dikonfirmasi.
Baca Juga: Prabowo Terbitkan Perpres 82/2026, Operasional Kopdes Merah Putih Resmi Dipercepat
Hal senada diungkapkan oleh Camat Jampangkulon, Dading. Ia mengonfirmasi bahwa dari 8 unit yang sudah terbangun, belum ada satu pun Koperasi Merah Putih di wilayah kerjanya yang memulai operasional secara resmi.
"Sampai hari ini di wilayah Jampangkulon belum ada Kopdes yang beroperasi. Kayaknya di kecamatan lain juga semua belum. Baru kemarin ada kegiatan sosialisasi di Kecamatan Cimanggu. Mungkin saat ini masih dalam proses verifikasi," jelas Dading.
Camat Cimanggu, Dusep Sadeli, turut menyampaikan hal yang sama. Menurutnya, belum beroperasinya Kopdes Merah Putih di wilayah Kecamatan Cimanggu karena saat ini masih berada dalam tahap rapat koordinasi dan pengecekan kelengkapan.
"Kemarin memang baru ada rakor atau pengecekan," ujar Dusep.
Dari total 6 desa di wilayahnya, lanjut Dusep, lima desa di antaranya sudah menyelesaikan pembangunan fisik gedung KDMP. Saat ini, tinggal satu desa yang gerai koperasinya belum terbangun.
"Semua dari enam desa, yang lima desa sudah terbangun. Yang belum cuman Desa Cimanggu, belum terbangun," jelasnya.
Terpisah, Ketua KDMP Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran, Bayu Risnandar, membenarkan bahwa seluruh unit Koperasi Merah Putih di wilayah Pajampangan, Sukabumi Selatan, memang belum dibuka secara resmi. Pihaknya masih menunggu penyelesaian tahapan verifikasi teknis dari pihak terkait.
"Mungkin beberapa minggu ke depan baru mulai beroperasi. Saat ini masih menunggu gelombang pertama proses Verifikasi dan Validasi (Verval)," terang Bayu.
Hal serupa disampaikan salah seorang pengurus KDMP di Kecamatan Ciracap. Menurutnya, koperasi merah putih di wilayah tersebut masih menunggu proses verifikasi, termasuk pemeriksaan kesiapan fasilitas dan sarana pendukung operasional.
Baca Juga: 142 KDKMP di Kabupaten Sukabumi Rampung 100 Persen, Ratusan Lainnya Terkendala Lahan
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DKUKM) Kabupaten Sukabumi, Sri Hastuty Harahap, belum memberikan jawaban atas pertanyaan mengenai perkembangan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan progres pembangunan secara keseluruhan di Kabupaten Sukabumi.
Kabupaten Sukabumi memiliki 381 desa dan lima kelurahan. Namun, berdasarkan data per Rabu (15/7/2026), baru 142 unit KDKMP yang dilaporkan rampung 100 persen.
Dengan demikian, masih terdapat ratusan unit yang belum mencapai penyelesaian fisik sepenuhnya. Salah satu kendala pembangunan di sejumlah wilayah, berdasarkan keterangan Sri Hastuty saat itu, adalah ketersediaan lahan yang memenuhi persyaratan.
Di tingkat nasional, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, sebelumnya menyatakan sebanyak 10.070 unit KDKMP telah beroperasi per 15 Oktober 2026. Pemerintah menargetkan jumlah tersebut meningkat menjadi 35.000 unit hingga akhir 2026.
"Hari ini Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih secara serentak beroperasi, dan selama delapan hari Presiden meminta untuk terus melakukan monitoring di lapangan," ujar Zulkifli di Lampung Selatan, sebagaimana dikutip dari Antara, Kamis (15/10/2026).
"Yang sudah beroperasi itu jumlahnya sebanyak 10.070 unit, dan yang sudah berdiri serta sudah jadi gedungnya itu jumlahnya sebanyak 28 ribu unit," tambahnya.
Zulkifli menjelaskan, pemerintah menargetkan sebanyak 35.000 unit KDKMP dapat beroperasi hingga akhir tahun ini.















