Lumpur Saat Hujan, Debu Kala Kemarau: Jalan Penghubung Ciracap–Ciemas Sukabumi Memprihatinkan

Lumpur Saat Hujan, Debu Kala Kemarau: Jalan Penghubung Ciracap–Ciemas Sukabumi Memprihatinkan

Pengguna jalan susah payah melintasi jalan kabupaten ruas Ciawet - Cibenda di Desa Mekarsari, Kecamatan Ciracap. (Sumber : SU/Ragil Gilang).

SUKABUMIUPDATE.com - Kondisi infrastruktur jalan kabupaten ruas Ciawet–Cibenda yang menghubungkan Desa Mekarsari, Kecamatan Ciracap dengan Desa Cibenda, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, makin memprihatinkan. Warga mengeluhkan kerusakan parah yang tak kunjung mendapat penanganan serius dari pemerintah daerah.

​Jalan yang menjadi jalur vital mobilitas masyarakat ini kini sangat sulit dilalui. Aspal di sepanjang jalan hampir seluruhnya mengelupas, menyisakan hamparan bebatuan lepas dan debu tebal saat musim kemarau.

Sementara saat musim hujan tiba, kondisi jalan berubah menjadi kubangan air serta lumpur licin yang membahayakan pengguna jalan.

​Salah seorang warga Desa Mekarsari, Andriana (35), mengungkapkan bahwa kerusakan jalan melingkupi titik nol Kampung Ciawet hingga Kampung Cikaramat yang merupakan perbatasan dengan Desa Cibenda.

Baca Juga: Pencarian Dihentikan Sementara, Pria Diduga Maling HP Nyebur ke Sungai Cicatih Sukabumi

Dari total panjang jalan yang mencapai hampir 7 kilometer, sekitar 5 hingga 6 kilometer di antaranya mengalami rusak parah.
​
"Jalan ini merupakan akses utama penghubung antar-kecamatan, yaitu Ciracap dan Ciemas. Bukan cuma untuk mobilitas harian, tapi juga jalur vital bagi pendidikan, ekonomi, kesehatan, hingga kegiatan sosial warga," ujar Andriana kepada Sukabumiupdate.com, Rabu (14/10/2026).

​"Kerusakan ini sudah berlangsung lama dan terkesan dibiarkan tanpa ada penanganan yang serius," tambahnya dengan nada kecewa.

​Tanggapan UPTD PU Wilayah Ciemas
​
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala UPTD PU Wilayah Ciemas, Dadang Koswara, menyatakan bahwa pihak dinas telah berkoordinasi dengan penilik teknis jalan di wilayah Kecamatan Ciracap untuk memantau titik kerusakan tersebut.

Baca Juga: HGU Habis 2027, Warga Cidadap Sukabumi Tempuh Advokasi Hukum Perjuangkan Lahan Eks Perkebunan

​Ia menjelaskan bahwa pengajuan perbaikan untuk jalan ruas Ciawet–Cibenda telah masuk dalam usulan program pembangunan.

​"Kami sudah berkoordinasi dengan penilik teknis jalan wilayah Kecamatan Ciracap, dan itu sudah diusulkan," kata Dadang Koswara.

​"Mudah-mudahan anggaran perbaikan bisa keluar di Anggaran Perubahan 2026, yang diperkirakan cair antara bulan Oktober atau November," jelasnya.

​Warga berharap usulan perbaikan tersebut dapat terealisasi tepat waktu agar aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di dua kecamatan tersebut dapat kembali berjalan lancar tanpa dibayangi bahaya keselamatan.

 

Berita Terkini