Karhutla Picu 277 Ribu Kasus ISPA, 62 Ribu Korban Balita

Karhutla Picu 277 Ribu Kasus ISPA, 62 Ribu Korban Balita

Ilustrasi ISPA. | Foto: Pixabay

SUKABUMIUPDATE.com - Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Widyawati mengatakan dampak dari kebakaran hutan dan lahan atau karhutla telah mengakibatkan sebanyak 277.075 orang terjangkit Infeksi Saluran Penapasan Akut (ISPA). Data ini mencakup korban yang terdampak kebakaran hutan dan lahan di 7 provinsi dan 63 kabupaten/kota.

“Berdasarkan data per 12 Oktober 2026, sebanyak 277.075 kasus ISPA secara kumulatif. Dengan 62.400 kasus di antaranya rentang usia 0-5 tahun (balita),” kata Widyawati pada keterangan tertulis dikutip lewat tempo.co pada Jumat, 16 Oktober 2026.

Ia juga menuturkan pantauan kualitas udara di lapangan menunjukkan ancaman serius bagi kesehatan masyarakat. Setidaknya 37 stasiun pemantau indeks standar pencemar udara memperlihatkan kondisi yang perlu diwaspadai, yakni 13 daerah berada pada kategori berbahaya, 11 daerah kategori sangat tidak sehat, dan 13 daerah lainnya masuk kategori tidak sehat.

Baca Juga: 356 Hektare Sawah di Sukabumi Menyusut, Jejak Alih Fungsinya Belum Terpetakan

“Merespons situasi ini, pemerintah telah memobilisasi 2.106 tenaga kesehatan dan memperkuat layanan kesehatan, sistem rujukan, dan pemantauan penyakit di wilayah terdampak,” ujar Widyawati.

Selain pengerahan personel medis, penanganan di wilayah terdampak juga didukung dengan penyaluran perlengkapan medis dan logistik secara masif. Widyawati mengatakan dukungan logistik yang disalurkan ke berbagai titik berupa 3 juta masker, oksigen konsentrator, obat-obatan, hingga alat pelindung diri. “Ini semua untuk memastikan penanganan kesehatan berjalan optimal,” kata dia.

Sumber: Tempo.co

Berita Terkini