SUKABUMIUPDATE.com - Groundbreaking double track atau jalur ganda Kereta Api (KA) Bogor-Sukabumi, segmen Cigombong-Cicurug, akhirnya secara resmi dilaksanakan. Hal itu ditandai dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), menekan tombol sirene bersama, di Kampung Bangkongreang, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (15/12/2017).
Dalam sambutannya, Jokowi kembali menegaskan, lintas Bogor-Sukabumi akan dibangun jalur ganda.
“Menyikapi hal tersebut, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, di pertengahan Desember 2017 mengadakan groundbreaking pembangunan jalur ganda KA lintas Bogor-Sukabumi,†sampainya di sela-sela acara, pagi tadi.
Pembangunan jalur ganda KA ini, lanjutnya, didorong kondisi jalan raya yang menghubungkan Sukabumi-Bogor-Jakarta yang sudah jenuh. Dibutuhkan waktu lebih dari enam jam sambung Jokowi, untuk menempuh jarak 1:112 Kilometer (Km) dari Jakarta, menuju Sukabumi.
BACA JUGA:Â Amankan Kunjungan Presiden Jokowi, Polres Sukabumi Terjunkan Ratusan Personel Gabungan
“Begitupun sebaliknya dari kondisi normal dengan waktu tempuh yang seharusnya hanya empat jam. Di satu sisi, pada lintas Jakarta-Bogor-Sukabumi, sudah terhubung dengan moda transportasi KA. Untuk lintas Jakarta-Bogor, sepanjang :55 Km, sudah jalur ganda dan sudah elektrifikasi. Sedangkan lintas Bogor-Sukabumi, sepanjang 57 Km, masih jalur tunggal (single track),†bebernya.
Saat ini dengan menggunakan KA lama, kata Jokowi, waktu perjalanan dapat ditempuh selama 3,5 jam. Lama waktu tempuh ini dapat berkurang apabila jalur ganda ini sudah terbangun.
“Selain hal tersebut di atas, wilayah Jawa Barat, bagian Selatan, khususnya wilayah Bogor, dan Sukabumi, memiliki banyak sekali potensi ekonomi, seperti pariwisata, perdagangan, industri, properti, pangan, dan lain sebagainya. Potensi ekonomi ini diharapkan dapat lebih dimaksimalkan, dengan penggunaan moda transportasi KA untuk memberikan pertumbuhan ekonomi kawasan, apabila jalur ganda KA ini sudah beroperasi,†ujarnya.
Pemerintah, kata Jokowi, telah memulai tahapan awal dalam rangka pembangunan jalur ganda lintas Bogor-Sukabumi. Pembangunan jalur ganda lintas Bogor-Sukabumi ini sendiri akan dilaksanakan secara parsia, segmen.
BACA JUGA:Â Jelang Kedatangan Presiden Jokowi, Menhub Budi Tinjau Kesiapan Ground Breaking di Kabupaten Sukabumi
“Pada tahun 2017 ini, Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, melalui Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa, Bagian Barat, telah melakukan penyusunan dokumen Basic Engineering Desain (BED) Bogor-Sukabumi, dan Detail Engeneering Desa, (DED) jalur ganda segmen Cigombong-Cicurug,†ungkapnya.
Jokowi menambahkan, setelah pelaksanaan groundbreaking pembangunan jalur ganda Bogor-Sukabumi, di akhir tahun 2017, pemerintah akan melaksanakan tahapan pertama pembangunan jalur ganda KA pada segmen Bogor-Paledang-Cicurug, sepanjang 26,7 Km.
“Pekerjaan konstruksi pada segmen ini direncanakan akan selesai pada tahun 2019. Sedangkan pada segmen Cicurug-Sukabumi, sepanjang 30,5 Km, pekerjaan konstruksi direncanakan selesai pada tahun 2020,†terangnya.
Adapun pembiayaan untuk pembangunan jalur ganda KA lintas Bogor-Sukabumi ini kata Jokowi, berasal dari APBN sebesar Rp2,45 Triliun yang akan dilaksanakan secara multlyears.
BACA JUGA:Â Persiapan Ground Breaking Double Track KA Bogor-Sukabumi, Jelang Kedatangan Presiden Jokowi
“Pemerintah berharap, dengan pembangunan jalur ganda KA Bogor-Sukabumi, dapat mendorong masyarakat untuk mau beralih menggunakan moda transportasi KA. Selain angkutan penumpang, Pemerintah juga,†harap Jokowi.
Selain itu lanjut Jokowi, diharapkan agar pelaku industri dan perdagangan pun mau beralih untuk pengangkutan barang dari moda transportasi berbasis jalan raya menggunakan moda transportasi berbasis rel.
