SUKABUMIUPDATE.com - FE (22 tahun), pemuda asal Kampung Kidang Kencana, Kelurahan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi nekat berupaya bunuh diri dengan menggorok leher. Dalam kondisi kritis, Ia harus dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandung.
"Kata dokter harus dirujuk ke Bandung, karena disini fasilitasnya kurang memadai," ujar Ujang Jumin (45 tahun), paman FE saat ditemui di RSUD Palabuhanratu, Minggu malam (3/12/2017).
BACA JUGA:Â Kritis, Pemuda di Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi Gorok Leher Sendiri Pakai Golok
Ujang menjelaskan kondisi keponakannya sangat mengkhawatirkan. Leher FE menganga bersimbah darah.
Ia tidak mengetahui motif upaya bunuh diri yang dilakukan keponakannya. Sepengetahuannya, FE tidak pernah mengeluhkan masalah apapun.
BACA JUGA:Â Ada-ada Saja, Warga Jampang Tengah Kabupaten Sukabumi Ini Potong Kemaluan Sendiri
"Saya baru tau kejadiannya tadi usai Salat Magrib, dapat kabar dari temennya," kata Ujang.
Sementara itu, tenaga medis RSUD Palabuhanratu sudah berupaya maksimal untuk menyelamatkan nyawa FE. Namun, luka yang dialami FE terlalu parah dan harus ditangani menggunakan alat bedah khusus.
"Kondisinya masih stabil, namun harus dirujuk ke RS HS Bandung. Kami tidak punya alat bedah torak," ujar Dokter Dian, tenaga medis di RSUD Palabuhanratu.
Hingga berita ini disusun kondisi FE masih kritis. Sejumlah anggota keluarga terlihat mendapingi FE di RSUD Palabuhanratu.
