Diterjang Luapan Air Sungai Cibelengbeng, Jembatan Penghubung di Ciracap Kabupaten Sukabumi Putus

[object Object]
Sabtu 24 Feb 2018, 16:47 WIB
Diterjang Luapan Air Sungai Cibelengbeng, Jembatan Penghubung di Ciracap Kabupaten Sukabumi Putus

SUKABUMIUPDATE.com – Tingginya intensitas hujan disertai angin kencang di wilayah Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, mengakibatkan tergerusnya Rawayan Gunungwayang di atas Sungai Cibelengbeng, Desa Purwasedar.

Informasi dihimpun, keberadaan Rawayan Gunungwayang sepanjang kurang lebih 40 meter dan lebar sekitar dua meter tersebut merupakan akses bagi masyarakat, seperti para petani, dan penyadap Gula Kelapa, serta jalan pintas yang menghubungkan ke Desa Cikangkung, dan sekitarnya.

BACA JUGA: Membahayakan Saat Hujan, Jalan Nasional di Kabupaten Sukabumi Banjir

Pantauan di lapangan sendiri, rawayan berusia sekitar 2,5 tahun, terhitung sejak dibangun ini sebetulnya sudah menggunakan bahan dari besi.

“Jembatan ini memang sering roboh. Semenjak pakai besi pun pernah roboh, sampai dua kali, dan tiga kali dengan sekarang,” terang Gunawan (33 tahun) petani asal Kampung Solokanpari, Desa Purwasedar, kepada sukabumiupdate.com, Kamis (30/11/2017).

Gunawan menduga, robohnya rawayan kali ini diakibatkan meluapnya aliran air Sungai Cibeuleungbeng, sehingga kondisinya terputus.

BACA JUGA: Tanggul Jebol, Puluhan Rumah Warga Cisolok Kabupaten Sukabumi Terendam Luapan Air Sungai

“Derasnya air sungai membuat pondasi dan tiang jembatan (rawayan) roboh. Padahal rawayan ini sangat diperlukan oleh masyarakat, sebagai akses pertanian, dan kebutuhan ke kantor Desa Purwasedar. Mereka biasanya untuk mempersingkat jarak tempuh sering menggunakan rawayan ini,” paparnya.

Ia pun mengungkapkan putusnya rawayan tersebut terjadi, Senin (27/11/2017). “Waktu itu hujan berturut-turut. Sementara ini para pengrajin gula merah (Kelapa) atau petani, menyeberangi sungai,” bebernya.

Berita Terkini