SUKABUMIUPDATE.com – Rumah janda tiga anak Eka Jubaedah (42), warga Kampung Babakan RT 04/07, Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, akan dibantu secara gotong royong oleh warga setelah mendapatkan bantuan dari donatur.
Selain mendapatkan bantuan perbaikan rumah, Jubaedah juga mendapat bantuan modal untuk berdagang kopi dan mie rebus. “Betul. Rumah bu Eka Jubaedah akan dibangun secara gotong royong, setelah mendapatkan bantuan dari orang yang memakai baju Korpri didampingi Bu Ati yang merupakan kader pengajian, serta petugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Masyarakat Kecamatan Cibadak,†terang Ketua RT 04/07, Saepudin.
Orang berbaju Korpri itu, sebut dia, mengaku bertugas di Dinas Informatika Komunikasi (Infokom) Kabupaten Sukabumi. Ia menyerahkan bantuan bahan bangunan utama yaitu batako sebanyak 1.500 buah dan 15 zak semen senilai Rp2.190.000. “Materialnya sudah ada. Kami menargetkan, renovasi rumah bu Eka Jubaedah ini selesai sebelum bulan suci Ramadhan,†janji Ketua RT 04.
Warga pun kemudian ikut membantu Eka Jubaedah. Dari hasil swadaya masyarakat sekitar, terkumpul uang sebesar Rp3,6 juta. “Dari lingkungan RT 06 terkumpul 1,6 juta Rupiah dan dari ibu-ibu pengajian sebesar dua juta Rupiah,†tambahnya.
Eka Jubaedah mengaku sangat senang dapat bantuan tersebut. Ia mengaku, tidak hanya mendapatkan bantuan berupa bahan bangunan. Tetapi modal untuk berdagang kopi sebesar Rp400 ribu. “Saya sangat senang dan terharu. Ternyata masih ada yang mau berbaik hati. Katanya, bapak itu hanya menyampaikan amanat dari koleganya,†ujar Eka Jubaedah menahan tangis bahagia.
BACA JUGA:
Janda Tiga Anak Huni Gubuk Bambu Nyaris Ambruk di Cibadak Kabupaten Sukabumi
Rumah Janda Tua Cicangkore Kabupaten Sukabumi Rusak Tertimpa Pohon Rambutan
Keluarga Tunawicara dan Lumpuh Cioray Kabupaten Sukabumi Terima Bantuan Donatur
Ia berungkali mengucap syukur dan terimakasih kepada yang membantunya. Ia mengatakan, akan berupaya sekuat tenaga mengembangkan usaha berdagang kopi dan mie rebus. “Saya yakin, modal ini rezeki yang sangat indah menjelang bulan suci Ramadhan, dan semoga berkah buat keluarga kami, maupun yang memberi bantuan,†lirihnya.
Harapan ingin memiliki rumah yang nyaman, kata dia, akhirnya kesampaian. “Bagi kami tidak penting bagus. Yang penting iyuh, teu kapanasan, kahujanan sareng gaduh kamar mandi. Isin mun nuju mandi sok katingali ku nu ngalangkung,†ungkapnya.
Terpisah, Sekretaris Dinas Informatika dan Komunikasi (Infokom) Yudi Panca Yoya ketika dihubungi melalui pesan WhatsApp, mengakui ia baru saja menyerahkan bantuan kepada Eka Jubaedah, setelah mendapatkan transfer dana sebesar Rp10 juta dari sahabatnya dari Jakarta untuk disalurkan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan. Â
“Dan tentunya kepercayaan ini sebuah amanah yang sedikitpun tidak boleh diselewengkan, termasuk kepada siapa saya harus salurkan amanat ini. Insha Allah bantuan sahabat akan sangat bermanfaat untuk warga masyarakat yang sangat berkekurangan. Dana Rp10 juta ini rencananya akan disalurkan kepada tiga keluarga yang sudah terdata dan layak menerima bantuan,†kata Yudi sapaan akrabnya membalas pesan WhatsApp sukabumiupdate.com.
Dari hasil membaca berita portal sukabumiupdate.com, sebut dia, ia menemukan pemberitaan tentang Eka Jubaedah yang tinggal di rumah reyot yang hampir runtuh.
“Saya kemudian berkoordinasi dengan pihak Dinas Sosial, RT setempat, kader TKSK Cibadak, dan kader pengajian. Awalnya saya bertekad bahwa bantuan sebaiknya ke modal usaha. Tetapi ketika melihat kondisi rumahnya, saya menyepakati saran Ketua RT agar rumah itu diperbaiki. Total bantuan dari donatur untuk ibu Eka Jubaedah ini sebesar 2.590.000 Rupiah,†ungkapnya.