30 Bulan Rusak, Jalan Lebaksari Kabupaten Sukabumi

[object Object]
Selasa 18 Apr 2017, 07:32 WIB
30 Bulan Rusak, Jalan Lebaksari Kabupaten Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Sepanjang empat kilometer jalan di Desa Lebaksari, Kecamatan Parakan Salak, Kabupaten Sukabumi, kondisinya sangat memprihatinkan. Semenjak rusak 30 bulan silam, hingga kini belum ada tanda-tanda akan segera dilakukan pengaspalan ulang.

Kepala Desa Lebaksari, Bambang Bintardi, kepada sukabumiupdate.com, Selasa (18/4), jalan tersebut merupakan jalan penghubung menuju wilayah Kecamatan Cidahu.”Paling parah kerusakan berada di Kampung Lebakpicung dan Cipanengah,” jelasnya.

Pihaknya, sebut dia, sudah mempertanyakan realisasi pembangunan jalan tersebut ke Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi. Pasalnya, sebut dia, perbaikan jalan untuk di wilayah itu sudah dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten  Sukabumi sebesar empat miliar Rupiah, sesuai dengan pengajuan melalui Musyawarah Pembangunan Desa (Musrebangdes).

BACA JUGA:

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Purwasari Kabupaten Sukabumi Minta Diserahkan ke Pemprov

Geram Jalan Cepat Rusak, Warga Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi Tanam Pisang

Warga Minta Percepatan Perbaikan Jalan Rusak Kabupaten Sukabumi

Sebelumnya, ungkap Bambang Bintardi, pembangunan jalan ini sejatinya dilaksanakan pada awal April ini. “Ini sesuai dengan pengkuan pihak Bina Marga bernama Usman yang mengatakan jalan akan di hotmix. Namun hingga memasuki minggu kedua, belum terlihat ada tanda-tanda perbaikan. Bahkan meterialnya belum ada,” kesalnya.

Hingga kini, sebut dia, pihaknya masih menunggu realisasi pembangunan jalan tersebut. Akibat jalan rusak ini, kata dia, sering terjadi kecelakaan. “Kalau musim hujan,jalan licin dan membuat pengendara sepeda motor terpeleset,” ungkapnya.

Senada dengan Kepala Desa, Iwan (38) warga Kampung Cipanengah mengatakan, jalan ini merupakan akses terdekat menuju wilayah Kecamatan Cidahu dan Cicurug.

“Biasanya jalan ini dilintasi untuk mengangkut hasil bumi untuk dijual ke Cidahu atau ke Cicurug. Tapi karena rusak, ongkosnya jadi mahal sekarang. Kami meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sukabumi segera memperbaikinya” singkat Iwan.

Berita Terkini