Fraksi Rakyat Sebut Masih Ada Pungli di Pasar Palabuhan Kabupaten Sukabumi

[object Object]
Jumat 24 Feb 2017, 06:45 WIB
Fraksi Rakyat Sebut Masih Ada Pungli di Pasar Palabuhan Kabupaten Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Fraksi Rakyat (FR) sebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi mandul dalam penertiban pedagang kaki lima (PKL) di wilayah Palabuhanratu, khususnya di sekitar kawasan pasar. Ada pungutan liar (pungli) di pasar dengan dalih pemasangan auning bagi para PKL, yang hingga saat ini tidak jelas.

“Selama ini sebagian banyak pedagang dipungut sampai lima ribu rupiah per hari untuk mencapai angka Rp5 juta, karena dijanjikan dibangunkan auning di dalam pasar, tapi sampai saat ini tidak ada, kejelasan,” jelas Ketua FR Kabupaten Sukabumi Firman Hidayat, dalam audensi dengan Pemkab Sukabumi di ruang Sekretaris Daerah (Sekda), Jumat (24/2) siang.

Selain pungli, lanjut Firman saat ini beredar isu yang membuat gaduh di lingkungan Pasar Semi Modern Palabuhanratu, dan harus segera diklarifikasi oleh Pemkab Sukabumi. Pengembang Pasar Semi Modern Palabuhanratu dikabarkan menjual haknya pada perusahaan lain, sebesar Rp40 miliar.

BACA JUGA:

Diskoperindag Kabupaten Sukabumi Bantah Jajarannya Tertangkap Tangan Pungli

Pelaku Pungli di Pasar Palabuhanratu Adalah PNS Setwan

Lima Juru Parkir Pasar Sagaranten Dicokok Unit Pemberantasan Pungli

“Kami mau minta bukti kontrak pengembang dengan pihak Pemkab, karena kalau bicara site plan itu, saat ini Pasar Semi Modern Palabuhanratu sudah gagal. Kenapa sekarang tiba-tiba ada PT yang baru mau masuk,” sosor Firman.

Hal ini, menurut Firman, harus segera ditangani oleh Pemkab Sukabumi karena pedagang yang saat ini berjualan di Pasar Palabuhanratu butuh kepastian.

Menanggapi hal tersebut, perwakilan dari Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pasar Semi Modern Palabuhanratu, Uus menegaskan, tidak mengetahui terkait adanya permodalan yang dimaksud berikut pungli kepada pedagang pasar.

"Sejauh ini kami melakukan penertiban dan terus berupaya menggiring para pedagang yang melanggar agar difasilitasi di dalam pasar, adapun berkenaan dengan anggaran PT yang baru masuk, silakan pertegas kepada Kepala UPTD, namun sekarang beliau ada urusan luar," singkatnya.

Berita Terkini