SUKABUMIUPDATE.com - Rencana jembatan darurat penghubung Kecamatan Ciambar-Parungkuda, di Kampung Babakan Cipendeundeuy RT 01/01, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, besok akan mulai di gunakan oleh warga dua kecamatan tersebut.
Camat Parungkuda, Aep Saepuloh mengatakan jika dirinya hanya bisa mengucap, innalillahi. Akibat pondasi yang tidak kuat menyangga kontruksi besi di atasnya, sehingga ambruk lagi ketika tergerus luapan air Sungai Cileuleuy. "Saya hanya berharap agar nantinya akan melibatkan warga masyarakat. Kita ambil hikmah dari kejadian ini," kepada sukabumiupdate.com, Rabu (22/2), sekira pukul 21,07 WIB.
BACA JUGA:
Ambruk Lagi, Jembatan Darurat Penghubung Ciambar-Parungkuda Kabupaten Sukabumi
95 Persen, Pembangunan Jembatan Darurat Ciambar-Parungkuda Kabupaten Sukabumi
Mundur dari Rencana, Pekerjaan Jembatan Darurat Ciambar-Parungkuda Kabupaten Sukabumi
Tedi Siswanto, Ketua Badan Kerjasam Antar Desa (BKAD) Kecamatan Parungkuda, turut menyampai kekecewaannya. "Sebenarnya sebagai warga kami menginkan pembangunan jembatan, meskipun darurat, namun tetap mengedepankan unsur keselamatan dan kelayakan dengan alasan tidak masuk dalam anggaran."
Lebih jauh, Tedi mempertanyakan ketiadaan papan proyek di lokasi pembangunan. "Seharusnya terpasang, tapi justru tidak ada. Makanya sebagai warga setempat, kami tidak bisa ikut memantau, berapa jumlah anggaran yang digunakan dan berasal dari mana," pungkasnya.
