SUKABUMIUPDATE.com – Persoalan perubahan desil dan status penerima bantuan sosial (bansos) menjadi perhatian Anggota DPRD Jawa Barat, Muhammad Jaenudin. Ia mengajak masyarakat Kabupaten Sukabumi memahami mekanisme penentuan penerima bantuan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman, terutama terhadap pengurus RT, RW, dan pemerintah desa.
Hal tersebut disampaikan Jaenudin saat melaksanakan kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan di Aula Desa Jambenenggang, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (17/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Jaenudin menyoroti keluhan masyarakat terkait perubahan desil yang berdampak pada status kelayakan penerima bantuan sosial. Persoalan ini kerap memunculkan pertanyaan warga, bahkan berujung pada prasangka terhadap aparat di tingkat lingkungan dan pemerintah desa.
Pemahaman terhadap mekanisme tersebut dinilai penting agar keluhan masyarakat dapat ditindaklanjuti melalui jalur yang tepat, termasuk ketika ditemukan ketidaksesuaian data atau perubahan kondisi ekonomi keluarga.
Baca Juga: Ratusan Warga Bojonggenteng Hadiri Pengawasan DPRD Jabar, Ini yang Disampaikan Jaenudin
Bansos Harus Tepat Sasaran
Selain menyoroti persoalan pendataan, Jaenudin juga menekankan pentingnya ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan sosial. Menurutnya, program bantuan pemerintah pada dasarnya ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dan memenuhi persyaratan.
Sejumlah program yang menjadi bagian dari perlindungan sosial antara lain Kartu Indonesia Sehat (KIS) melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH), serta berbagai program bantuan sosial lainnya.
Jaenudin mengajak masyarakat untuk melihat bantuan sosial sebagai bentuk perlindungan bagi kelompok rentan, bukan sekadar fasilitas yang harus diperoleh setiap warga.
Ia juga mengingatkan warga yang kondisi ekonominya sudah berkecukupan agar memiliki kesadaran sosial dan tidak memaksakan diri memperoleh bantuan yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu.
Menurutnya, memberikan kesempatan kepada warga yang benar-benar membutuhkan merupakan bagian dari upaya mewujudkan keadilan sosial dan memperkuat kepedulian antarsesama. (adv)
















