SUKABUMIUPDATE.com - Ba’da Sholat Jumat (20/1), massa dari berbagai elemen organisasi massa (ormas) Islam, mahasiswa, pemuda, santri dan elemen lainnya berencana menggelar aksi super damai bela ulama di Kota Sukabumi. Aksi ini diawali dengan Sholat Jumat bersama di Masjid Agung Kota Sukabumi.
Untuk mengamankan aksi yang diprediksi diikuti banyak massa ini, Polres Sukabumi Kota menerjunkan lebih dari 300 personel. Bersama Pemerintah Kota Sukabumi, polisi juga akan melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan agar warga tidak terjebak antrian kendaraan akibat penutupan jalur.
Usai Sholat Jumat, massa aksi Aliansi Umat Islam Sukabumi ini akan melakukan long march dari Masjid Agung Kota Sukabumi menuju Balaikota. Massa menyusuri Jalan Perintis Kemerdekaan, naik ke Jalan Suryakencana dan berbelok ke kanan menuju Balai Kota Sukabumi melalui jalan R. Syamsudin.
BACA JUGA:
Tatkala Nyawa Dihargai Sebatang Rokok, Warga Karang Tengah Kabupaten Sukabumi Tetap Ikhlas
Kota Sukabumi Perpanjang Status Siaga Darurat Bencana, Ini Kecamatan Paling Rawan
Tiga Perangkat Desa Pangumbahan Ciracap Kabupaten Sukabumi Mengundurkan Diri
Jalan R. Syamsudin sendiri dipastikan akan ditutup selama aksi, baik dari jalan Suryakencana maupun dari Jalan Siliwangi. Usai berorasi di Balaikota, massa rencananya akan menuju Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi di Jalan Djuanda.
Jalan Djuanda juga akan ditutup baik dari arah Jalan R. Syamsudin maupun R.E. Martadinata selama massa melakukan unjuk rasa di kantor wakil rakyat. “Kita masih kordinasi dengan kordinator aksi tentang jalur yang akan digunakan dalam long march ini. Kami himbau warga setelah Sholat Jumat untuk menghindari jalur-jalur di kawasan pusat Kota Sukabumi,†ungkap Kabagops Polres Sukabumi Kota, Kompol Sulaeman kepada sukabumiupdate.com Jumat (20/1).