SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi Deddy Ismatullah menyatakan sikap terkait isu bentrok FPI dan GMBI di Markas Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat. Deddy menegaskannya pada rapat membahas tema tersebut di Gedung Islamic Center, Kota Sukabumi, Selasa (17/1).
“Terkait dengan isu nasional yang sedang memanas, maka kita harus tetap bersama-sama menjaga keamanan di Kota Sukabumi. Keutuhan bangsa harus tetap dijaga untuk membentengi dari pengaruh budaya luar yang merugikan,†tegas Deddy dihadapan ormas Islam, lembaga swadaya masyarakat (LSM), mahasiswa, pondok pesantren, dan majelis taklim.
BACA JUGA:
MUI Rapatkan Isu Kriminalisasi Ulama, Markas GMBI Sukabumi Dijaga Ketat
Ikuti Rapat MUI, Achmad Fahmi Berharap Kota Sukabumi Damai dan Kondusif
FPI Sampaikan Tiga Tuntutan kepada Polres Sukabumi Kota
Deddy tidak secara tegas memposisikan diri mendukung rencana aksi bela ulama yang akan digelar Front Pembela Islam (FPI) Kota Sukabumi apabila tiga tuntutan mereka tidak diindahkan oleh Kepolisian Republik Indonesia.
Pada acara yang juga dihadiri Wakil Wali Kota Sukabumi, dan Kepala Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi Kota tersebut, ia meminta semua elemen bersatu dalam menjaga keamanan. “Saya minta semua ormas harus bersatu dalam menjaga keamanan, khususnya di Kota Sukabumi,†lanjutnya.
MUI meminta masyarakat Kota Sukabumi sama-sama menolak faham-faham yang bertentangan dengan agama di hukum di Indonesia, seperti komunis.
