SUKABUMIUPDATE.com - Jalan rusak sepanjang dua kilometer di perbatasan Desa Palasari Hilir, Kecamatan Parungkuda dengan Desa/Kecamatan Bojonggenteng, dikeluhkan warga dan buruh pabrik yang biasa melintasi jalan tersebut.
Buruh pabrik dari arah Parungkuda menuju Bojonggenteng atau Kalapanunggal, memang terbiasa melintasi ruas jalan tersebut. Hal itu karena jika menggunakan jalur utama, terlalu jauh dan memutar. Jalan tersebut melintasi Palasari Hilir tembus hingga ke Angkrong dan jalur utama Sukabumi-Bogor.
Nuraida (26), warga Desa/Kecamatan Bojonggenteng yang bekerja di daerah Angkrong, Kecamatan Parungkuda, mengeluhkan hal sama. Menurutnya, jalanan yang pada jam tertentu memang sepi. "Mau ngebut takut jatuh, nggak ngebut takut juga (tertawa). Apalagi kalau pas hujan, ngeri," ujarnya kepada sukabumiupdate.com, Senin (2/1).
Demikian pula dengan Asep Lesmana (42), warga Kalapanunggal yang biasa melintasi jalan tersebut untuk mengangkut hasil panen pepaya atau pertanian lainnya ke Kota Sukabumi itu, memang biasa menggunakan jalan tersebut. "Iya, ngeri-ngeri sedap kalau bawa muatan full, khawatir kena kaki-kaki mobil," ujarnya, ketika singgah membeli bahan bakar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Bojonggenteng.