Pemkot Sukabumi Deteksi Flu Burung Dari Telur Unggas

Senin 02 Jan 2017, 00:26 WIB
Pemkot Sukabumi Deteksi Flu Burung Dari Telur Unggas

SUKABUMIUPDATE.com - Serangan flu burung (H5N1) tak hanya bisa terdeteksi dari kematian massal unggas saja. Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi baru-baru ini mensosialisasikan cara deteksi lainnya untuk mengetahui kemungkinan serangan virus flu burung.

Kepala Seksi Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kota Sukabumi, Riki Barata, menjelaskan bahwa salah satu indikasi flu burung bisa dilihat dari penurunan produksi telur unggas.

"Jika tingkat produksi telur ternak unggas tiba tiba turun, perlu diwaspadai. Sebab, Flu Burung sekarang tak hanya bisa diketahui dari kematian massal unggas saja," terang Riki kepada sukabumiupdate.com, Minggu  (01/01/2017).

Di Kota Sukabumi sendiri terdapat sejumlah breeding farm ayam maupun budi daya ayam petelur. Mayoritas berada di wilayah Bacile alias Baros, Cibeureum, dan Lembursitu.

Sejauh ini hasil survelliance di lapangan, keberadaan peternakan ayam maupun budi daya ayam petelur di Kota Sukabumi masih aman. “Dengan kondisi cuaca ekstrem beberapa bulan terakhir, perlu diwaspadai rawan penyebaran virus flu burung, khususnya di daerah-daerah perbatasan (dengan Kabupaten Sukabumi)," tegasnya.

Survelliance tak hanya dilakukan di tingkat peternakan saja. DPPKP juga melakukan survelliance hingga ke tingkat pedagang. "Tak hanya daging yang kami periksa, tapi juga hingga ke talenan, pisau, lap, maupun celemek, semuanya kita survelliance," jelas Riki.

Editor :
Berita Terkini