Dua SKPD di Kota Sukabumi Terima Aduan Paling Banyak Selama November
Selama November 2023, Pemerintah Kota Sukabumi menerima 40 aduan.

Kumpulan artikel, liputan investigasi, dan berita terkini karya Oksa Bachtiar Camsyah yang dipublikasikan di SukabumiUpdate.com.
Selama November 2023, Pemerintah Kota Sukabumi menerima 40 aduan.
Pemerintah Kota Sukabumi nantinya hanya akan menggunakan E-Lapor.
Ketua Tim Verifikasi P2WKSS Jawa Barat Siska Gervianti menyampaikan P2WKSS merupakan program yang dilaksanakan untuk mewujudkan lima arahan presiden.
Biro Hukum dan Humas BP2MI memastikan informasi itu tidak benar.
Tabrakan beruntun terjadi di Jalan KH Ahmad Sanusi, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Minggu (3/12/2023).
Meski penyebaran isu hoaks cukup masif, namun tidak semua konten akan diturunkan.
Polisi belum menetapkan tersangka atas dua kejadian mengerikan ini.
Kementerian Komunikasi dan Informatika RI menyebut informasi ini tidak benar.
Informasi ini disampaikan lewat unggahan akun Instagram Disdukcapil.
Dua kelompok berbeda diduga terlibat tawuran bersenjata tajam ini.
Saat ini kondisi rumah masih dapat ditinggali meski atap yang ambruk terletak di bagian dalam.
Abdul Lutfi menjelaskan realisasi belanja terbesar ada pada penyaluran dana Transfer Ke Daerah (TKD) yang mencapai angka Rp6,01 triliun.
Penghargaan diserahkan oleh Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin kepada Sekretaris Daerah Kota Sukabumi Dida Sembada.
Disinyalir, adanya sambaran petir yang mengenai jaringan transmisi mengakibatkan pembangkit terpengaruh.
Kabar hoaks ini juga mencantumkan jadwal pemadaman bergilir.
PLN di bawah arahan Kementerian ESDM tengah menyiapkan strategi Accelerated Renewable Energy DevelopmentĀ (ARED) yang mampu meningkatkan kapasitas pembangkit energi baru terbarukan hingga 75% pada tahun 2040.
Kondisi saat ini kendaraan dari Cianjur dan Bandung menuju Sukabumi, maupun sebaliknya, berhenti total.
Kompol Tahir Muhidin mengisi jabatan baru sebagai Wakapolres Sukabumi Kota.
Proses penyelidikan kasus ini dilakukan bersama CSIRT.
Diskumindag Kota Sukabumi mencatat fluktuasi harga komoditas cabai.