Warga Cimerang Sukabumi Gagalkan Perang Sarung, Lima Remaja Dibawa ke Kantor Polisi
Perang sarung belum sempat terjadi karena terlebih dahulu diketahui oleh warga.
Perang sarung belum sempat terjadi karena terlebih dahulu diketahui oleh warga.
Kondisi korban masih menjalani perawatan medis.
Peran orang tua sangat penting dalam mengawasi anak-anaknya.
Perang sarung di Sukabumi makan korban, remaja 17 tahun alami luka bacok disabet golok. Berikut kronologinya
Aksi-aksi kekerasan ini kemudian viral karena sempat direkam dan kemudian dibagikan ke media sosial.
Kepolisian Sektor Ciracap Polres Sukabumi mengamankan 9 orang remaja diduga akan melakukan perang sarung di Kampung Jaringao, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, Badri Suhendi menyampaikan keprihatinannya terkait maraknya aksi perang sarung dikalangan remaja yang terjadi di bulan suci Ramadhan 1445 H tahun 2024.
Janjian via WhatsApp, 13 remaja ditangkap polisi saat hendak perang sarung di Caringin Sukabumi.
Dua remaja ini diperiksa dan didata oleh Unit Siaga Reskrim Polsek Nagrak.
Keenam orang dan barang bukti sepeda motor diamankan di Mapolsek Kebonpedes.
Aksi perang sarung kembali terjadi di Sukabumi selama dua hari berturut-turut, kali ini aksi itu dilakukan puluhan remaja tanggung di Kampung Baru Cirangkong, Desa Cikaret, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi.
Warga Babakan Cirumput, Desa Bojongsawah, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi resah dengan banyaknya remaja terlibat perang sarung di wilayhnya saat tengah malam.
Kapolsek Cikakak Iptu Didik Sucipto mengatakan rencana perang sarung ini terjadi setelah adanya saling tantang di media sosial Facebook.