Hoaks, Oman Bantu Indonesia Usut Kecurangan Wasit di Piala Asia 2023
Narator hanya membaca ulang artikel milik viva.co.id.
Narator hanya membaca ulang artikel milik viva.co.id.
Pada 24 Januari 2024, sebuah channel youtube dengan nama AKTUAL di laman https://www.youtube.com/@aktual2406, mengunggah sebuah video hoaks Jokowi dan Ganjar-Mahfud. Klaim menyebut Jokowi mendeklarasikan dukungannya pada paslon nomor urut 3.
Hiu tersebut bukan terdampar, melainkan sedang mencari makan di permukaan air.
Tak ditemukan informasi kredibel terkait klaim yang beredar.
Faktanya, video tersebut merupakan hasil suntingan.
Berdasarkan surat telaahan dari Kepala Bidang Pertambangan Dinas ESDM Jawa Barat, surat tersebut adalah palsu.
Biro Hukum dan Humas BP2MI memastikan informasi itu tidak benar.
Meski penyebaran isu hoaks cukup masif, namun tidak semua konten akan diturunkan.
Kementerian Komunikasi dan Informatika RI menyebut informasi ini tidak benar.
Kabar hoaks ini juga mencantumkan jadwal pemadaman bergilir.
Masyarakat diminta untuk waspada atas informasi tersebut.
Informasi lowongan kerja ini juga beredar lewat WhatsApp dan surat elektronik.
Presiden Jokowi disebut memecat Ketua MK Anwar Usman karena pelanggaran etik.
Video yang beredar luas itu hasil suntingan yang menyesatkan.
Pria dalam video yang beredar adalah Todd Callender.
Video itu memuat seorang pria yang diklaim sebagai anak kandung DN Aidit.
Video itu menyebut alasan Mahfud MD mengundurkan diri adalah karena ingin memfokuskan diri pada advokasi HAM.
CDC merupakan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat.
Video ini mengeklaim FIFA secara resmi membubarkan AFF.
Isi brankas ini berupa sejumlah uang tunai dengan mata uang asing dan senjata api.