SUKABUMIUPDATE.com – UPTD Balai Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BP Mektan) Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat terus berkomitmen menjadi pusat edukasi dan pengembangan teknologi pertanian terdepan.
Hal ini dibuktikan dengan diterimanya kunjungan kerja dari rombongan tenaga pendidik (guru) dari SMK Negeri 1 Bojongpicung ke Kantor UPTD BP Mektan di Bojongpicung Cianjur pada Rabu (21/10/2026).
Kepala Subbagian Tata Usaha UPTD BP Mektan Jabar, Ahmad Hidayat mengatakan, kunjungan ini menjadi momentum penting untuk menjembatani dunia pendidikan dengan kesiapan industri modern.
Agenda kerja sama ini difokuskan pada upaya peningkatan wawasan industri, pembaruan ilmu teknologi pertanian, serta mempelajari strategi penguatan layanan pendidikan kejuruan.
Baca Juga: BP Mektan Dampingi Kunjungan Kerja Distanhorti Jabar ke Satpel Plumbon Cirebon
Melalui forum diskusi interaktif, kedua belah pihak saling berbagi wawasan ilmiah dan mendalami berbagai produk inovasi alat dan mesin pertanian (alsintan) yang dikembangkan oleh BP Mektan Jabar.
Menurut Ahmad, sinergi antara balai pemerintah dan lembaga pendidikan kejuruan merupakan langkah nyata untuk menciptakan generasi muda yang melek teknologi pertanian modern (smart farming).
"Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi nyata dalam mendukung peningkatan kualitas layanan dan pembelajaran pendidikan kejuruan di bidang pertanian. Kami sangat mengapresiasi semangat belajar yang ditunjukkan oleh rekan-rekan dari SMKN 1 Bojongpicung," ujar Ahmad Hidayat.
Melalui kunjungan kerja ini, SMKN 1 Bojongpicung diharapkan dapat mengadopsi pembaruan teknologi alsintan terkini untuk diimplementasikan ke dalam kurikulum pembelajaran sekolah. Langkah ini krusial demi memastikan para lulusan memiliki kompetensi unggul yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan industri pertanian saat ini.
Pihak UPTD BP Mektan Jabar berharap jalinan silaturahmi akademik ini dapat terus berlanjut di masa depan.
"Terima kasih atas kunjungan dan semangat belajarnya, SMK Negeri 1 Bojongpicung. Semoga ilmu serta pengalaman lapangan yang dibagikan hari ini dapat membawa manfaat besar bagi kemajuan pendidikan pertanian di Jawa Barat," pungkas Ahmad Hidayat. (adv)















