Menjelang Natal, Iran Tangkapi Umat Kristen

Rabu 18 Desember 2019, 18:00 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Menjelang Natal, Iran menangkapi umat Kristen yang melakukan aktivitas penginjilan karena dianggap tindakan kriminal.

Menurut sumber Al Arabiya, sudah menjadi kegiatan rutin aparat Iran menangkapi umat Kristen saat Natal.

"Perayaan Natal membuat aparat Iran lebih mudah menangkap umat Kristen," kata Dabrina Tamraz, yang menjadi korban persekusi di Iran dan melarikan diri ke Eropa sembilan tahun lalu, sebagaimana dilaporkan Al Arabiya, 15 Desember 2019..

Menurut laporan Komisi Amerika Serikat untuk Kebebasan Beragama Internasional 2019, aparat keamanan menangkap 114 umat Kristen di pekan pertama Desember 2018.

Umat Kristen dilarang bersembahyang atau bernyanyi di ruang publik di Iran karena hal itu dianggap ilegal.

"Rezim ini ingin mengintimidasi umat Kristen untuk tidak merayakan agama mereka, bertindak berdasarkan keyakinan agama mereka. atau memiliki simbol agama seperti mengenakan salib," kata Shea, yang bekerja di Komisi AS untuk Kebebasan Beragama Internasional selama lebih dari satu dekade kepada Al Arabiciya English.

Marina Nemat, warga Iran beragama Katolik dan pernah ditangkap dan terlibat dalam Revolusi 1979, menuturkan, Iran alergi kepada orang-orang yang berpindah keyakinan dan orang-orang yang melakukan penginjilan.

Umat Kristen yang melakukan penginjilan dan mereka yang berpindah keyakinan menjadi target khusus rezim Iran, menurut Nemat dan Tamraz.

Laporan Komisi AS untuk Kebebasan Beragama Internasional 2019 menyebutkan, penguasa Iran menjebloskan ke penjara umat Kristen yang menggelar pertemuan Natal secara pribadi, mengorganisasi dan memimpin kegiatan gereja, dan merenovasi rumah ibadah.

Sekitar 300 ribu umat Kristen Iran saat ini rentan terhadap pelecehan. Namun, menurut Tamraz, umat Kristen tetap berkumpul dan merayakan Natal sekalipun pemerintah menciptakan ketakutan.

Sumber: Tempo.co

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkini
Life13 Juni 2024, 07:00 WIB

Lebih Percaya Diri, Ini 13 Ciri Anak Memiliki Mental Kuat Secara Psikologis!

Mental yang kuat secara psikologis sangat penting untuk perkembangan anak ke depannya dan membantu mereka menghadapi berbagai tantangan hidup dengan lebih baik.
Ilustrasi Anak yang psikologisnya matang. (Sumber : Pexels.com/@RDNEstockproject)
Sukabumi13 Juni 2024, 06:26 WIB

Warga Tewas Tersambar Petir Di Ciemas Sukabumi, Alami Luka Di Wajah Seperti Terbakar

Pihak kepolisian mengatakan dari keterangan para saksi bahwa saat kejadian kondisi cuaca hujan gerimis disertai petir, diketahui korban sedang duduk diatas Bale - bale bambu sambil main Hp, diduga sedang teleponan
Kapolsek Ciemas saat mengunjungi ruma duka korban tewas tersambar petir di pantai Palangpang Kabupaten Sukabumi | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi13 Juni 2024, 06:02 WIB

2 Warga Tewas, Polisi Akan Selidiki Kasus Dugaan Keracunan Massal di Sagaranten Sukabumi

Kepolisian Resort Sukabumi akan melakukan penyelidikan terkait kasus keracunan massal yang menewaskan dua orang di Kampung Cimanggir, Desa Pasangrahan, Kecamatan Sagaranten.
Kapolres Sukabumi, AKBP Tony Prasetyo | Foto : Ilyas Supendi
Food & Travel13 Juni 2024, 06:00 WIB

8 Resep Menu Makan Ramah Gula Darah untuk Penderita Diabetes: Sarapan hingga Camilan

Menu-menu yang ramah untuk penderita diabetes ini dirancang untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil dan memberikan energi yang tahan lama sepanjang hari.
Ilustrasi. 8 Resep Menu Makan Ramah Gula Darah untuk Penderita Diabetes: Sarapan hingga Camilan (Sumber : Pexels/JennaHamra)
Science13 Juni 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 13 Juni 2024, Siang Hari Berpotensi Turun Hujan

Berikut prakiraan cuaca wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dimana sebagian besar wilayah berpotensi hujan saat siang.
Ilustrasi.Berikut prakiraan cuaca wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dimana sebagian besar wilayah berpotensi hujan saat siang.  | Foto: Pixabay/adege
Sukabumi13 Juni 2024, 01:54 WIB

Korban Cabul Pensiunan BUMN di Sukabumi Bertambah Jadi 3 Orang Anak

Polisi mengabarkan bahwa korban pencabulan pria pensiunan BUMN di Sukabumi bertambah jadi tiga orang anak.
(Foto Ilustrasi) Tiga anak jadi korban cabul pria pensiunan BUMN di Sukabumi. | Foto: Pixabay
Sukabumi12 Juni 2024, 23:45 WIB

Diduga Bunuh Diri, IRT di Nyalindung Sukabumi Ditemukan Tergantung di Pohon Melinjo

Seorang ibu rumah tangga inisial ST (35 tahun) warga Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi ditemukan tewas tergantung di pohon Melinjo, Selasa (11/6/2024).
Proses evakuasi korban oleh petugas Kepolisian Polsek Nyalindung Mapolres Sukabumi pada Selasa (11/6/2024) | Foto Asep Awaludin
Sukabumi12 Juni 2024, 23:13 WIB

Tingkatkan Kualitas SDM: Perumdam Tirta Jaya Mandiri Sukabumi Gelar Pelatihan

Perumdam TJM Kabupaten Sukabumi menggelar Pelatihan Peningkatan Kinerja bagi Kepala Urusan Teknik dan Kepala Urusan Administrasi di Gedung Pertemuan Ibu Ratu, Jalan Garuda Baros, Sukabumi, pada Selasa, 11 Juni 2024
Pelantihan peningkatan SDM Perumdam Tirta Jaya Mandiri Kabupaten Sukabumi | Foto : Ibnu Sanubari
DPRD Kab. Sukabumi12 Juni 2024, 22:39 WIB

Tragedi Kedua Kecelakaan Kerja di Sukabumi, DPRD Tekankan Pentingnya Pengawasan K3

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Hera Iskandar, menyoroti peran dan tanggungjawab Dinas Tenaga Kerja dan Pengawas Ketenagakerjaan
Hera Iskandar, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi12 Juni 2024, 22:12 WIB

Bahu Jalan Provinsi di Cibadak Sukabumi Longsor Akibat Hujan Deras

Bahu jalan provinsi yang berada di Kampung Cinyocok RT 2/8, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi mengalami longsor pada Rabu (12/6/2024), sekitar pukul 00.30 WIB.
Petugas saat memeriksa lokasi longsor yang berada di Kampung Cinyocok RT 2/8, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (12/6/2024) | Foto : Ibnu Sanubari