HSN 2026, Dukcapil Cicurug Layani Warga Urus Adminduk Gratis di Palagan Bojongkokosan Sukabumi

HSN 2026, Dukcapil Cicurug Layani Warga Urus Adminduk Gratis di Palagan Bojongkokosan Sukabumi

Pelayanan jemput bola adminduk gratis di Monumen Palagan Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026, Kamis (22/10/2026). (Sumber Foto: SU/Ibnu)

SUKABUMIUPDATE.com - Momentum Hari Santri Nasional (HSN) 2026 dimanfaatkan UPTD Dukcapil Wilayah Cicurug untuk mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Pelayanan jemput bola secara gratis digelar di Monumen Palagan Bojong Kokosan, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Kamis (22/10/2026).

Kepala UPTD Dukcapil Wilayah Cicurug, Achmad Kurnia, menyampaikan bahwa pelayanan tersebut merupakan bagian dari upaya mendekatkan layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, termasuk para santri dan warga di wilayah Cicurug serta Parungkuda.

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 yang mengusung tema nasional Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia. Pelayanan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi santri, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum.

Sejumlah layanan administrasi kependudukan disediakan secara gratis, mulai dari perekaman KTP elektronik, kartu keluarga (KK), akta kelahiran, akta kematian, kartu identitas anak (KIA), hingga surat keterangan pindah.

Dalam keterangan rilis kegiatan, Achmad menyebut pelayanan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Bupati Sukabumi H. Asep Japar dalam mewujudkan SUKABUMI MUBARAKAH dengan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, termasuk para santri dan masyarakat di wilayah Cicurug dan Parungkuda,” ujarnya.

Pemilihan Monumen Palagan Bojong Kokosan sebagai lokasi pelayanan juga berkaitan dengan nilai sejarah perjuangan di Kabupaten Sukabumi. Kawasan tersebut menjadi saksi Pertempuran Bojong Kokosan pada 9-12 Desember 1945, ketika Tentara Keamanan Rakyat (TKR) Sukabumi bersama sejumlah laskar rakyat menghadang konvoi pasukan Inggris/Gurkha dan NICA yang hendak memasuki Sukabumi.

Monumen yang berdiri di kawasan tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada para pejuang Sukabumi yang gugur dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan.

"Melalui pelayanan pada momentum Hari Santri Nasional ini, diharapkan semangat perjuangan dalam menjaga kemerdekaan juga diiringi dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk tertib administrasi kependudukan," pungkasnya. (adv)

Berita Terkini