RSUD Sekarwangi Sukabumi Kenalkan Profesi Rumah Sakit Lewat Tour d'Hospital

RSUD Sekarwangi Sukabumi Kenalkan Profesi Rumah Sakit Lewat Tour d'Hospital

Pelajar SMP IT Al Husna Parungkuda Tour d'Hospital di RSUD Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, (Sumber: dok RSUD Sekarwangi)

SUKABUMIUPDATE.com - Rumah sakit bukan hanya tempat berobat, tetapi juga memiliki beragam profesi dan fasilitas yang bisa dikenalkan kepada masyarakat. Melalui program Tour d'Hospital, RSUD Sekarwangi di Jalan Siliwangi Nomor 49, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, membuka kesempatan bagi pelajar hingga komunitas untuk mengenal lebih dekat dunia rumah sakit.

Humas Pemasaran RSUD Sekarwangi, Muhammad Rizal Perdana, mengatakan program tersebut tidak hanya ditujukan bagi siswa sekolah kesehatan, tetapi juga pelajar dari sekolah umum, mulai dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah. Masyarakat umum dan komunitas juga dapat mengikuti kegiatan tersebut.

"Terbuka untuk umum, pelajar maupun komunitas. Misalnya, komunitas jantung sehat yang pernah berkunjung ke sini," kata Rizal saat diwawancarai, Senin (12/10/2026).

Menurut Rizal, program Tour d'Hospital bertujuan membuka wawasan peserta mengenai berbagai profesi yang bekerja di rumah sakit. Sebab, pelayanan rumah sakit tidak hanya melibatkan dokter dan perawat, tetapi juga didukung profesi lain yang memiliki peran dalam operasional dan pelayanan kepada pasien.

"Intinya membuka wawasan anak-anak. Orang melihat rumah sakit itu terkadang seram, padahal di balik rumah sakit ada alat-alat canggih dan berbagai jenis profesi yang dibutuhkan," ujarnya.

Baca Juga: Distribusi Air Bersih Ditengah Kemarau, Perumdam TJM Sukabumi Cabang Jampangkulon Pastikan Layanan Normal

Melalui kegiatan tersebut, peserta dapat melihat langsung berbagai bagian pelayanan, seperti farmasi, radiologi, dan manajemen rumah sakit. Peserta juga diperkenalkan dengan peralatan medis, di antaranya CT scan, panoramic, dan alat rontgen.

Pengenalan dilakukan dengan menyesuaikan latar belakang peserta. Misalnya, siswa jurusan farmasi dapat melihat langsung pelayanan farmasi di rumah sakit, sedangkan siswa keperawatan diperkenalkan dengan lingkungan kerja sesuai bidangnya.

Dengan begitu, peserta dapat mengetahui bahwa peluang profesi di rumah sakit tidak terbatas pada dokter dan perawat, tetapi juga mencakup berbagai bidang penunjang lainnya.

Selain mengenalkan fasilitas dan profesi, Tour d'Hospital juga dilengkapi materi edukasi yang dapat disesuaikan dengan permintaan peserta. Materi yang diberikan bisa berupa edukasi mengenai gaya hidup bersih dan sehat maupun pengenalan pelayanan tertentu di rumah sakit.

Salah satu kegiatan yang berlangsung baru-baru ini adalah kunjungan SMP IT Al Husna dari Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (9/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, peserta meminta pengenalan mengenai kegiatan pembimbingan rohani Islam atau Rohis di lingkungan rumah sakit.

Baca Juga: HUT ke-22 BPR Sukabumi, Momentum Perkuat Layanan dan Dukung UMKM

Rizal menjelaskan, materi dalam kegiatan Tour d'Hospital tidak selalu sama karena disesuaikan dengan tujuan kunjungan. Jika peserta ingin mengetahui pelayanan jantung, misalnya, pemateri dapat berasal dari dokter atau perawat jantung. Peserta juga dapat meminta materi tambahan dari bidang lain, termasuk farmasi.

"Temanya berbeda-beda. Misalnya, kalau komunitas jantung sehat, pematerinya bisa perawat jantung atau dokter jantung. Kalau masih ingin ditambah materi tentang obat-obatan dari farmasi, itu juga bisa diminta," katanya.

Sarana edukasi juga tersedia di ruang hemodialisis atau layanan cuci darah RSUD Sekarwangi. Di ruangan tersebut terdapat fasilitas pemutaran materi edukasi bagi keluarga pasien, terutama mengenai ginjal dan gagal ginjal.

Untuk sekolah atau komunitas yang ingin mengikuti kegiatan tersebut, pengajuan kunjungan dapat dilakukan dengan menghubungi Ambar selaku penanggung jawab program.

Calon peserta dapat menyampaikan rencana tanggal kunjungan dan jumlah orang yang akan mengikuti kegiatan. Pihak rumah sakit kemudian menyesuaikan pelaksanaan serta materi yang dibutuhkan.

Baca Juga: Jelang Persib vs Viettel FC di ACL Two, Ribamar Jadi Sosok yang Patut Diwaspadai

Rizal menyebutkan, program Tour d'Hospital dikenakan tarif. Fasilitas yang disiapkan juga dapat mencakup konsumsi dan suvenir bagi peserta.

"Kalau mau Tour d'Hospital, bisa menghubungi Ibu Ambar sebagai penanggung jawab. Nanti disampaikan mau berkunjung tanggal berapa dan jumlah pesertanya berapa," pungkasnya. (Adv)

 

Berita Terkini