TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
bankbjb

5 Kebiasaan Buang Air Kecil yang Sering Diabaikan Padahal Berbahaya

Jumat 3 Jun 2022, 23:00 WIB

Selain itu, kondisi itu menyebabkan organ panggul turun, kesulitan mengosongkan kandung kemih, dan risiko terkena penyakit wasir. Hal itu terjadi karena otot kandung kemih berkontraksi secara berlebihan.

3. Terburu-buru Buang Air Kecil

Ketika Anda tergesa-gesa, bisa jadi sebenarnya kandung kemih Anda dalam kondisi yang belum sepenuhnya kosong. 

Melansir dari cedars-sinai.org, adanya urine yang masih tertinggal di kandung kemih berakibat pada tumbuhnya bakteri penyebab infeksi saluran kemih. 

Bahkan, ketika kandung kemih belum benar-benar kosong, maka memungkinkan timbulnya ISK dan batu kandung kemih.

4. Dehidrasi

Mengutip Healthcare Associates, ketika tubuh kekurangan cairan, warna urine akan menjadi lebih gelap, aromanya kuat, dan tampilannya lebih keruh. 

Risiko masalah seperti infeksi saluran kemih juga bisa terjadi lantaran tubuh kekurangan air untuk membuang racun dan bakteri. 

Sementara ketika membiasakan untuk banyak mengonsumsi air, warna urine akan tampak lebih terang dan tidak begitu berbau.

5. Kesalahan Membasuh

Menurut ahli urologi Rumah Sakit Mount Sinai New York, Amerika Serikat, Aaron B. Grotas, membasuh dari belakang ke depan dapat menyebabkan kotoran atau cairan dari bagian belakang berpindah ke dekat uretra (saluran untuk kencing). Kondisi tersebut memungkinkan terjadinya infeksi saluran kemih atau ISK akibat bakteri.

Perempuan memiliki risiko terkena penyakit ISK lebih besar daripada laki-laki. Melansir dari Healthline, selain disebabkan oleh bakteri, beberapa kasus juga disebabkan oleh jamur dan virus yang menyerang saluran kemih termasuk ginjal, ureter, dan kandung kemih.

Cara yang tepat untuk menjaga kesehatan saluran kemih adalah dengan memperhatikan hal-hal yang bisa memungkinkan terjadinya masalah kesehatan. 


Halaman :
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini
x