TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
bankbjb

Panglima TNI Perintahkan Keributan TNI dan Sopir Angkot di Sukabumi Diproses Pidana

Jumat 30 Sep 2022, 09:00 WIB

Yudhi mengatakan keributan tersebut merupakan kesalahpahaman anggota Yonif 310/KK dengan sopir angkot 09 trayek Cibadak-Cicurug. Keributan berawal saat Yudhi bersama sopirnya yang sama-sama tak berseragam, akan beristirahat di SPBU Ongkrak, sepulang dari Jakarta menuju Markas Yonif 310/KK di Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.

"Setibanya di SPBU Ongkrak, kami berniat akan berhenti di rest area SPBU untuk istirahat dan melaksanakan salat Magrib," kata Yudhi kepada wartawan di Makodim 0607 Kota Sukabumi, Rabu, 20 Juli 2022.

Saat mobil pribadi yang ditumpangi Yudhi akan berbelok ke area SPBU, tiba-tiba datang angkot. Situasi ini, kata Yudhi, mengakibatkan saling berhadapannya mobil yang dia tumpangi dengan angkot. Yudhi sempat meminta sopirnya mengalah. Namun, di belakang mobil Yudhi banyak kendaraan lain yang terhalang dan dikhawatirkan menimbulkan kemacetan.

"Enggak tahu gimana ceritanya, dua-duanya turun (sopir Yudhi dan sopir angkot). Terjadi cekcok. Ada teriakan, keroyok, keroyok," ujar Yudhi saat memberikan keterangan, didampingi Dandim 0607 Kota Sukabumi Letkol Inf Dedy Ariyanto.

photoPertemuan TNI dari Yonif 310 Kidang Kencana dan perwakilan sopir angkot di Makodim 0607 Kota Sukabumi, Rabu, 20 Juli 2022. Mereka memberikan keterangan soal keributan di Cibadak, Kabupaten Sukabumi. - (Sukabumiupdate.com/Riza)

Baca Juga :

keributan-tni-dan-sopir-angkot-di-cibadak-sukabumi"> Sudah Berdamai, Kronologi Keributan TNI dan Sopir Angkot di Cibadak Sukabumi

Mendengar teriakan keroyok dan melihat sejumlah sopir angkot lain mendatangi sopirnya, Yudhi bergegas turun dari mobil dan berusaha melerai. Yudhi ketika itu sudah mengaku sebagai anggota TNI. Namun tak diketahui siapa yang bicara, Yudhi mengaku mendengar lontaran kalimat kasar yang menyeret nama profesinya.

"Sebenarnya enggak usah saya, bapak-bapak saja manusia, dibilang sebutan kasar bagaimana," kata Yudhi.

Saat cekcok dengan sopir angkot 09 trayek Cibadak-Cicurug tersebut, Yudhi juga mencium bau alkohol. Kemudian, handphone sopirnya jatuh dan ada yang mengambil.

"Saya melerai, didorong-dorong. Semua tidak sadar dan kondisi kalut. Sebenarnya ada yang mau memukul, tapi kita diajarkan bela diri dan bisa menghindar. Akhirnya bisa diselesaikan," ujarnya.


Halaman :
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini