BPN Didemo Lagi! Petani - Mahasiswa Tuntut Penyelesaian Konflik LPRA di Sukabumi

Kamis 29 September 2022, 18:34 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Petani yang tergabung dalam Serikat Petani Indonesia (SPI) bersama mahasiswa melakukan aksi demo di Kantor kantor ATR/BPN Kabupaten Sukabumi, Kamis (28/9/2022). Mereka menuntut BPN menyelesaikan konflik Lokasi Prioritas Reforma Agraria (LPRA) di Kabupaten Sukabumi

"Yang menjadi prioritas usulan SPI di pusat kan ada 137 lokasi di seluruh Indonesia. Di Kabupaten Sukabumi ada 3 lokasi yang prioritas harus diselesaikan," kata Ketua DPC SPI Sukabumi Rojak Daud kepada sukabumiupdate.com.

Baca Juga :

Rojak menyatakan 3 lokasi itu 1 titik berada di Kecamatan Caringin dan 2 titik di wilayah Jampangtengah dan Lengkong.

Lebih lanjut, Rojak menyatakan LPRA Kecamatan Caringin tepatnya berada di Desa Pasir Datar indah dan Desa Sukamulya.

"Selama ini sudah dikuasai 100 persen oleh petani dan bahkan 2017 itu ada 14 orang petani pernah dipenjara karena persoalan konflik ini. Jumlah petani sebanyak 510 orang Hak HGB akan berakhir 2024, petani saat ini sudah menguasai 110 hektar," Katanya. 

Kedua di Kecamatan Jampang Tengah, eks HGU (Hak Guna Usaha) seluas 1.654 hektare. HGU di salah satu perusahaan sudah berakhir pada 2016 lalu dan terindikasi sebagai tanah terlantar.

"HGU-nya berakhir di 2016 tetapi sampai saat ini eksistingnya itu 95 persen, itu memang sudah menjadi lahan pertanian. Dengan jumlah petani 2000 orang seluruh area sudah dikuasai oleh petani," ucapnya. 

Ketiga ada di dua Kecamatan meliputi Kecamatan Jampang Tengah dan Kecamatan Lengkong seluas 1600 hektare. 

"Persoalannya sejak 2016 petani dilaporkan ke polisi sehingga kita laporkan ke pusat. Jumlah petani di area itu sekitar 1.000 orang. Hampir seluruh area sudah dikuasai oleh masyarakat, sebagai pemukiman dan lahan pertanian," sambungnya. 

Para petani dan mahasiswa menuntut agar BPN menyelesaikan konflik tersebut. 

"Yang jadi masalah adalah di BPN Kabupaten Sukabumi ini laporan ke pusatnya baik-baik saja sementara di pusat itu masuk menjadi lokasi konflik. Karena terakhir kemarin itu BPN Kabupaten Sukabumi melalui panitia B melakukan rapat membahas PT Bumiloka dan PT Bumi Jaya, artinya kalau sudah panitia B rapat, berarti ini tahapan perpanjangan, sementara persoalan konflik yang menjadi putusan Kantor Staf Presiden (KSP) itu belum selesai," pungkasnya. 

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi B. Wijanarko mengatakan, petani penggarap pada dasarnya menuntut hak atas tanah dari eks HGU yang sudah berakhir dan yang sedang mengajukan permohonan perpanjangan. 

"Itu sah-sah saja karena memang agenda reforma agraria itu adalah proyek atau kegiatan strategis nasional yang memang diamanatkan oleh bapak Presiden untuk dilaksanakan di setiap daerah. Tiga lokasi itu lokasi prioritas kedua reforma agraria berdasarkan data atau pengajuan dari KSP ke Kementerian ATR/BPN," ujarnya. 

Adapun proses permohonan perpanjangan HGU atau HGB perusahaan di lokasi prioritas itu sudah dihentikan sementara sampai menunggu penyelesaian penyisihan lahan untuk reforma agraria sebesar 20 persen dari luas lahan. 

"Tahun 2023, 3 lokasi ini kan ada tahapannya, nggak langsung tiba-tiba dibagi sertifikat, harus dipersiapkan calon penerimanya, bidang tanahnya, harus dibawa ke sidang panitia pertimbangan di mana ketuanya Pak Bupati," katanya. 

Kini proses reforma agraria di lokasi prioritas itu masih dalam tahap penyiapan lokasi penyisihan. 

"Lokasi reforma agraria berasal dari kesepakatan antara perusahaan swasta, masyarakat dan desa. Bukan kami. Itu kan yang punya tanah perkebunan, yang menggarap petani, mereka silahkan berunding dan disepakati lahan bagian mana dari 20 persen yang akan didistribusikan," jelas Wijanarko. 

"Sebetulnya tinggal mencapai kesepakatan, berapa luasan yang harus disisihkan perusahaan untuk petani penggarap dan lokasinya dimana. Satu sisi petani bertahan di lokasi yang sedang mereka garap, tapi di satu sisi perusahaan ingin mereka tersentral, tidak bolong-bolong. Nah ini yang harus ditempuh oleh masyarakat dan perusahaan," jelasnya.

Aksi unjuk rasa di BPN Kabupaten Sukabumi merupakan yang kedua kalinya. Pasalnya, pada Rabu, 27 September 2022 Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sukabumi Raya melakukan aksi serupa. Mahasiswa menuntut agar pemerintah mengentaskan konflik agraria, karena banyak Tanah Terlantar tapi Petani tak juga sejahtera.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkini
Life29 Maret 2024, 13:15 WIB

30 Ucapan Untuk Memperingati Hari Jumat Agung dan Paskah yang Penuh Pesan dan Doa

Berikut ini uacapan selamat hari Jumat agung dan paskah untuk dibagikan kepada orang-orang tercinta
30 Ucapan Untuk Memperingati Hari Jumat Agung dan Paskah yang Penuh Pesan dan Doa (Sumber : Freepik/freepik)
Sehat29 Maret 2024, 13:00 WIB

10 Pola Hidup Sehat untuk Mencegah Serangan Asam Urat Kambuh

Yuk Lakukan Sederet Pola Hidup Sehat untuk Mencegah Serangan Asam Urat Kambuh Berikut!
Ilustrasi. Olahraga. Pola Hidup Sehat untuk Mencegah Serangan Asam Urat Kambuh | Foto : Pexels.com/@pixabay
Kecantikan29 Maret 2024, 12:30 WIB

Inilah 4 Fungsi Make Up Glitter, Bisa Bikin Hidung Tampak Mancung!

Glitter pada make-up memiliki fungsi yang beragam dan bisa memberikan tampilan yang spektakuler.
Ilustrasi. Manfaat Glitter dalam Make Up. Sumber: pixabay.com/stux
Kecantikan29 Maret 2024, 12:00 WIB

5 Warna Lipstik yang Cocok untuk Bibir Gelap Agar Tampil Lebih PD

Artikel akan membahas berbagai pilihan warna lipstik yang cocok untuk bibir gelap. Lebih lengkap dengan memberikan tips dan saran tentang warna-warna yang akan menonjolkan keindahan bibir Anda.
Ilustrasi. Rekomendasi Warna Lipstik yang Cocok untuk Bibir Gelap. Sumber: pixabay.com/AestheticJourney
Sukabumi29 Maret 2024, 11:22 WIB

RLPPD Tahun 2023: Kabupaten Sukabumi Raih 93 Penghargaan

Penyelenggaraan Pemerintahan Kabupaten Sukabumi pada tahun 2023 telah menorehkan prestasi yang membanggakan.
Bupati Sukabumi Marwan Hamami dan Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri. | Foto: Istimewa
Life29 Maret 2024, 11:11 WIB

6 Etika Ngobrol yang Membuat Anda Disenangi Banyak Orang, Ini Caranya

Terdapat beberapa sikap yang membuat seseorang disenangi banyak orang. Karena itu penting diketahui agar menjadi solusi kehidupan yang bermakna
Ilustrasi - Ada beberapa etika yang perlu diperhatikan saat ngobrol dengan orang lain terutama yang baru dikenal (Sumber : Pexels/Thirdman)
Food & Travel29 Maret 2024, 11:07 WIB

Cocok Jadi Sajian Lebaran, Intip Resep Bakso Sapi Ala Devina Hermawan! Kuahnya Super Gurih

Bakso Sapi dengan kuah super gurih ala Devina Hermawan ini tentu juga bisa jadi suguhan untuk tamu-tamu yang bersilaturahmi ke rumah Anda pada saat lebaran nanti.
Sajian lebaran untuk keluarga, resep Bakso Sapi kuah super gurih ala Devina Hermawan. | Foto: YouTube/Devina Hermawan
Life29 Maret 2024, 11:00 WIB

5 Seni Berbicara yang Membuat Anda Berwibawa di Mata Orang, Yuk Buktikan!

Seni berbicara di hadapan orang lain rupanya ada tekniknya agar dipandang berwibawa. Jadi solusi bagi orang yang ingin dihormati dan disegani.
Ilustrasi. Seni berbicara agar berwibawa. Sumber foto : Pexels/Henri Mathieu-Saint-Laurent
Sehat29 Maret 2024, 10:59 WIB

5 Jenis Makanan yang Bisa Memperpendek Umur, Hindari Mulai Sekarang!

Terdapat jenis makanan yang rupanya bisa memperpendek umur. Karena itu penting menghindarinya agar bisa berumur panjang di masa depan
Ilustrasi - Makanan yang bisa memperpendek umur (Sumber : Pexels/Alexy Almond)
Food & Travel29 Maret 2024, 10:52 WIB

Segar Banget! Resep Es Kopyor Tanpa Kelapa, Nikmat Jadi Takjil Puasa

Minuman segar dan manis ini cara membuatnya juga mudah karena menggunakan bahan-bahan mudah dijangkau.
Minuman yang segar dan manis, resep Es Kopyor Tanpa Kelapa ala Devina Hermawan. | Foto: YouTube/Devina Hermawan