TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
bankbjb

Penjelasan SMKN 1 Kota Sukabumi Soal Data 4 Ribu Siswa Bocor, Beredar di Forum Hacker

Selasa 27 Sep 2022, 12:40 WIB
Penjelasan SMKN 1 Kota Sukabumi Soal Data 4 Ribu Siswa Bocor, Beredar di Forum Hacker

SUKABUMIUPDATE.com - SMKN 1 Kota Sukabumi angkat suara terkait cuitan akun Twitter @FalconFeedsio yang mengeklaim data 4 ribu siswa SMKN 1 Kota Sukabumi diretas dan beredar di forum hacker. Pihak sekolah menyatakan website mereka masih aman dan tidak diretas.

Hal tersebut disampaikan Wakil Kepala SMKN 1 Kota Sukabumi Bagian Kurikulum Asep Hilman Mustakim kepada sukabumiupdate.com di sekolahnya. Asep mengatakan format data yang diklaim akun @FalconFeedsio berbeda dengan yang disimpan SMKN 1 Kota Sukabumi.

Perbedaan format yang dimaksud Asep adalah data yang diklaim akun @FalconFeedsio memiliki kolom email dan password, sedangkan format milik SMKN 1 Kota Sukabumi tidak ada. "Untuk sekarang website kita masih aman tidak ada peretasan," kata Asep, Selasa (27/9/2022).

Asep menyebut data siswa aktif dan alumni dimuat di situs Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang dikelola Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Nama-nama dalam data yang diunggah akun @FalconFeedsio, diduga nama alumni.

"Dilihat dari nama-nama tersebut dan dicek acak dari data ijazah, beberapa nama siswa dari sekolah kami angkatan 2019/2020 seperti Yusuf Rinaldi dan Agung Maulida. Yang lainnya bukan anak-anak kami," ujar Asep.

photoUnggahan akun Twitter @FalconFeedsio yang mengeklaim data 4 ribu siswa SMKN 1 Kota Sukabumi telah diretas dan beredar di forum hacker. - (Twitter/@FalconFeedsio)

Asep mengatakan saat ini website yang dikelola SMKN 1 Kota Sukabumi hanya memuat 2.000-an data siswa aktif angkatan 2020 hingga 2022, tanpa data alumni. Asep mengimbau seluruh alumni SMKN 1 Kota Sukabumi waspada dan selalu koordinasi dengan pihak sekolah.

"Mohon waspada dan selalu konfirmasi dengan pihak sekolah atau pihak yang berwajib bila ada hal-hal yang tidak diinginkan akibat efek peretasan data alumni tersebut," katanya. "Imbauan ini akan kita sebar di media sosial yang dimiliki oleh SMKN 1 Kota Sukabumi," imbuh Asep.

Asep mengakui keamanan siber tingkat sekolah terbatas sumber daya manusia dan anggaran. "Semua sekolah juga sama pasti untuk pengelolaan website terbatas SDM. Apalagi biaya yang standar tingkat sekolah, seadanya, biasanya tidak terlalu pure keamanan dan karena tenaga ahlinya sangat terbatas," kata dia.

Dari data di situs Dapodik, SMKN 1 Kota Sukabumi pada Semester Ganjil 2019/2020 memiliki 1.860 peserta didik, Semester Genap 2019/2020 memiliki 1.847 peserta didik, Semester Ganjil 2020/2021 memiliki 2.113 peserta didik, Semester Genap 2020/2021 memiliki 1.399 peserta didik, Semester Ganjil 2021/2022 memiliki 2.084 peserta didik, Semester Genap 2021/2022 memiliki 2.056 peserta didik, dan Semester Ganjil 2022/2023 memiliki 2.093 peserta didik.


Halaman :
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini