TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
bankbjb

Gelombang PHK, Resesi Global dan UMK 2023 yang Diprediksi Lebih Tinggi

Sinyal kenaikan upah minimum pada tahun 2023 muncul dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR dan Menaker Ida Fauziyah, Selasa, 8 November 2022.

Penulis
Jumat 11 Nov 2022, 17:55 WIB

Masih melansir tempo.co, dengan mendasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) terakhir soal pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,72 persen pada kuartal ketiga tahun ini dan laju inflasi per Oktober 2022 sebesar 5,7 persen secara year on year (yoy), kenaikan upah minimum tahun depan disebut-sebut minimal bakal mencapai 12-an persen.


Ihwal upah minimum 2023 ini, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sudah sejak jauh-jauh hari menyampaikan tuntutan kenaikan sebesar 13 persen. Tuntutan ini sering disampaikan dalam aksi demo yang beberapa kali dilakukan KSPI bersama serikat pekerja lainnya. 


Apalagi selama tiga tahun terakhir buruh belum pernah dinaikkan upahnya. Padahal biaya hidup terus meroket, salah satunya terimbas oleh kenaikan harga BBM pada beberapa waktu lalu.


Pertumbuhan ekonomi sebesar 5,72 persen pada kuartal ketiga tahun ini pun, menurut Kahar, membuat buruh memiliki harapan baik dari segi pengupahan. Sebab dengan capaian tersebut, Indonesia diprediksi tidak akan masuk jurang resesi.


“Dengan capaian ini, KSPI memandang tuntutan kenaikan upah sebesar 13 persen layak untuk dipenuhi,” ujar Ketua Departemen Media dan Komunikasi KSPI, Kahar S. Cahyono, kepada Tempo, Rabu, 9 November 2022.



Editor
Halaman :
Tags :
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini